HomeCelotehThe Legend of the Pawang

The Legend of the Pawang

Kecil Besar

Perhelatan acara MotoGP Mandalika 2022 beberapa waktu lalu mencuri banyak mata โ€“ baik di dalam negeri maupun luar negeri โ€“ dengan kehadiran Rara Istiani Wulandari sebagai pawang hujan. Bagaimana kisah the shaman yang akhirnya populer ini?


PinterPolitik.com

Dahulu kala di negeri Nusantara dalam alternate universe Bumi-45, hiduplah seorang gadis bernama Roro yang ditakdirkan untuk menjadi seorang pawang. Ramalan-ramalan masa lalu juga meyakini bahwa Roro lah yang akan menjadi sosok the chosen one (yang terpilih) untuk menjadi pawang yang menjaga dunia.

Bukanlah perkara muda bagi Roro untuk menjadi pawang. Ia harus berlatih mengontrol berbagai unsur cuaca. Hari demi harinya pun hanya diisi dengan latihan agar bisa menundukkan kehendak cuaca โ€“ mungkin dialah solusi bagi perubahan iklim yang membayangi masa depan dunia Bumi-45.

Kini, Roro menjadi pawang yang telah dinanti-nanti oleh masyarakat negeri Nusantara dan masyarakat dunia โ€“ khususnya untuk pagelaran balapan MotorGP yang akan dilaksanakan di Mandalika. Meski begitu, ini pun bukan tantangan yang mudah Roro.

Pasalnya, pemerintah negeri Nusantara tetap saja harus mengadakan seleksi (sebagai bagian dari transparansi dan semangat antikorupsi). Roro akhirnya harus menghadapi para pesaingnya yang disebut-sebut juga bisa mengontrol cuaca โ€“ seperti Storm, Nami, dan Thor.

โ€œBaik. Selamat datang di Seleksi CPNS, yakni Calon Pengendali Nuansa dan Suasana. Kalian nanti akan mendapat giliran satu per satu untuk unjuk kebolehan dalam mengontrol cuaca. Baik, yang pertama adalah Storm. Silakan,โ€ ucap sang petugas yang menjalankan fungsi asesmen terhadap para calon.

Storm yang mendapatkan giliran pertama akhirnya langsung menunjukkan kemampuannya. Dengan matanya yang bersinar, Storm berhasil mengubah cuaca yang awalnya cerah menjadi badai dalam seketika.

โ€œLuar biasa. Keren ya, Storm. Oke. Asesmen selanjutnya adalah Thor. Waktu dan tempat dipersilakan bagi Thor, Sang Dewa Petir,โ€ sahut sang petugas.

Mendengar namanya, Thor langsung mengangkat palunya. โ€œIni seleksi CPNS ya, bukan tukang,โ€ canda sang petugas. Tanpa menghiraukan cemooh dari petugas, Thor langsung memunculkan petir melalui palunya itu.

โ€œWaduh! Saya kira palunya buat memaku apa gitu. Ternyata, itu buat bikin petir. Beli di mana, Mas?โ€ tanya sang petugas. Thor yang kesal tetap saja tak menghiraukan ucapan penduduk Midgard tersebut.

Setelah itu, waktu yang ditunggu-tunggu oleh Roro pun datang. Roro pun langsung bangkit dengan berbagai alat yang dimilikinya. 

Terlihat magis memang. Namun, berbeda dengan Storm dan Thor yang malah mendatangkan petir dan badai, Roro malah mendatangkan kembali cerahnya matahari. โ€œBravo!โ€ ucap si petugas.

Namun, sebelum petugas mengumumkan hasil asesmennya, orang-orang dari agensi BMKG tiba-tiba datang. Mereka pun bilang, โ€œItu hujannya berhenti karena memang waktunya saja, bukan karena shaman ini. Kita juga berpengalaman dalam hal cuaca dan kita malah biasa bikin hujan pakai garam.โ€

โ€œApa? Ayo kita kuat-kuatan. Hujannya bakal jadi kayak katamu atau aku yang berhentikan hujannya?!โ€ sahut Roro. Mereka pun akhirnya bertanding antara membuat dan menghentikan hujan. Akankah pertempuran ini bisa berakhir โ€“ mengingat banyak persoalan lain yang lebih penting โ€“ mulai dari kelangkaan minyak goreng hingga perang Moskva-Kievan Rus? (A43)


Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor โ€˜Recehโ€™ Jokowi

โ€œSelera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.โ€ PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono โ€˜Si Pengguncangโ€™ Dunia

โ€œBeri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.โ€ ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

โ€œKamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kitaโ€. โ€“ Odysseus, dalam film โ€œTroyโ€ PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Mencari Jejak Cak Imin

โ€œWhere'd you go? I miss you so. Seems like it's been forever that you've been goneโ€ โ€“ Skylar Grey, penyanyi asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Sebagian besar...

Maโ€™ruf Amin yang Dirindukan

โ€œI miss you, I miss youโ€ โ€“ blink-182, grup band pop-punk asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Tahun 2020 baru saja dimulai dengan memasuki awal bulan Januari. Namun,...

More Stories

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?

Najwa Shihab dan Kebangkitan Gossip-cracy

Najwa Shihab diam soal aksi 12 Juni, lalu dituding "antek". Benarkah publik sedang salah alamat dalam menagih pertanggungjawaban?

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia?ย