Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
Dalam salah satu kesempatan berpidato di hadapan para guru dalam peringatan Hari Guru Nasional, Presiden Prabowo menyebut akan membangun 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia.
Penguatan pertahanan di Kalimantan, Babel, dan Sulawesi diduga berkaitan dengan sejumlah SDA kritis. Langkah ini bisa jadi fondasi strategi jangka panjang penjagaan kedaulatan SDA. (Ilustrasi: AI-generated)
Dalam panggung drama politik internasional, keraguan adalah tiket masuk bagi setiap aktor baru. Ketika Sugiono pertama kali diumumkan sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) dalam kabinet Prabowo-Gibran, alis mata banyak pengamat terangkat.