HomeTrending
Trending
Golkar, Chandradimuka The Fixer?
Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
J61 -
Jastip Suara, PDIP Malu-Malu Mau?
J61 -
Wacana Pilkada via DPRD kembali menguji demokrasi. PDIP menolak, tapi jejak 2018 menyisakan tanda tanya. Apakah ini sikap prinsipil, strategi oposisi, atau sekadar “jastip suara”? Ketika suara rakyat dititipkan, siapa yang benar-benar memegang kendali?
Politik Kubis: “Senjata” Rahasia Tiongkok?
D74 -
Kekuatan Tiongkok bukan cuma teknologi atau militer, tapi stabilitas harga pangan. Dari Vegetable Basket Program, kubis menjelma senjata geopolitik.
Kerajaan Sriwijaya: Perdebatan Eksistensi dan Hub Perdagangan Asia Tenggara
Eksistensi Kerajaan atau Imperium Sriwijaya mungkin masih menjadi perdebatan hangat para pakar. Terlepas dari itu, sedikit berandai-andai, apa jadinya jika kerajaan yang menjadi salah...
Butuh Berapa Lama Pulihkan Sumatra?
D74 -
Banjir bandang merusak Sumatra hanya dalam hitungan hari. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemulihannya?
Dipukpuk, Raja Juli Jangan Geer?
J61 -
Bukan soal uang negara, tapi soal satu tepukan bahu Presiden. Gestur Prabowo ke Purbaya dan Raja Juli dibaca berbeda: satu menguatkan, satu justru menguji. Di politik, dipukpuk tak selalu berarti diangkat. Kadang, itu peringatan halus.
