Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.
Pramoedya Ananta Toer atau yang lebih akrab disapa Pram adalah salah satu sastrawan besar yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Putra sulung dari seorang kepala sekolah Institut Budi Oetomo ini telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan dalam 41 bahasa asing.
pinterpolitik.com - Sebentar lagi kita akan memilih pemimpin di Jakarta. Sudahkah kamu memutuskan siapa yang akan kamu pilih? Baiklah sebelum mencoblos di TPS, mari...
Kasus pembunuhan Kim Jong-nam mendapat perhatian masyarakat Indonesia, sebab salah satu tersangkanya merupakan warga negara Indonesia. Namun banyak spekulasi yang mengatakan Siti Aisyah tak...
Lahan tempat pembangunan rumah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Rumah dibangun Kementerian Sosial dan dilengkapi isinya. Kementerian Sosial menganggarkan Rp 36 juta untuk membangun...