HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Politik Teror Duterte

Hindari “Perang Ucapan”

Pemerintah Belanda beralasan, kampanye referendum Turki di dalam wilayah Belanda akan memicu ketegangan hanya beberapa hari sebelum Belanda menggelar pemilu. pinterpolitik.com Berawal dari keinginan Pemerintah Turki...

Kursi Panas MK

Idealnya Mahkamah Konstitusi haruslah memegang teguh tugasnya sebagai penengah pada saat lembaga-lembaga negara mengalami sebuah konflik ataupun benturan-benturan yang dapat mengurangi ‘harmonisasi’ dari sebuah...

Misteri Supersemar

Tantowi di 17 Dubes

Yuddy Chrisnandi, mantan Menteri PAN-RB, jauh hari sebelum dilantik, mengatakan, telah siap sepenuhnya bertugas sebagai dubes. Ia menyatakan hubungan diplomatik antara Ukraina dan Indonesia...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?