Lex talionis bukan tentang balas dendam, melainkan batas peradaban atas kekerasan. Dalam kasus Taufik Hidayat, prinsip kuno itu menemukan relevansinya kembali, hukuman maksimal bukan ekspresi kebencian, tetapi pengakuan negara atas martabat korban. Saat keadilan diuji, korban tak boleh kalah dua kali.
“Banyak orang yang sekarat dan dunia harus mengambil langkah untuk menghentikan bencana ini." Begitu ciutan Guterres melalui akun Twitter-nya setiba di Somalia.
PinterPolitik.com
Hentikan bencana kelaparan...
Ketua AHA, Rick Pollack, yang asosiasinya mewakili 5.000 rumah sakit, dalam suratnya ke Kongres AS menyampaikan bahwa upaya mengkaji isi RUU Layanan Kesehatan AS...
Tubuhmu yang cantik, Mei
telah kau persembahkan kepada api.
Kau pamit mandi sore itu.
Kau mandi api. – Joko Pinurbo “Mei”
PinterPolitik.com
Ia berdiri di hadapan kamera-kamera televisi di...
Sejarah memburuknya hubungan antara Korea Utara dan Jepang sudah berlangsung lama, dipicu dari media Korea Utara yang menyerang Jepang, pemberlakuan sanksi ekonomi Jepang terhadap...
Saat ini, Rizieq dikabarkan sedang berada di Arab Saudi bersama 18 orang anggota keluarganya. Beberapa pemberitaan menyebutkan ia enggan kembali ke Indonesia karena merasa...