HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Terbuai Mimpi Palapa Gaj Ahmada

Entah kabar gembira atau kabar duka, ternyata Gajah Mada adalah seorang Muslim bernama Gaj Ahmada. Nyatanya, perubahan nama dan identitas tidak bisa se-semena-mena begitu. PinterPolitik.com Siapa...

GNPF MUI ke Istana, Berkat Wiranto?

Lebaran masih basah menghampiri, umat Muslim masih sibuk berkumpul bersama handai taulan, namun di belahan Jakarta lainnya, sebuah pertemuan ‘menarik’ terjadi. Presiden Jokowi menerima...

Mudik, Tradisi dan Pemerataan Ekonomi

Setiap Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Indonesia – khususnya umat Muslim – berbondong-bondong pulang kampung atau mudik. Selain menjalin silaturahmi dengan keluarga, tradisi ini...

Politik Rini Pimpin BUMN

Desakan mundur dari berbagai kalangan terus bertubi menuju Menteri BUMN ke-8 ini. Namun mantan Menperindag era Megawati ini tetap untouchable, tak tergoyahkan sambil tetap piawai berpolitik.  PinterPolitik.com D esakan...

Jalan Terjal Perindo?

Dalam kurun waktu 2 tahun, Perindo bertransformasi menjadi partai politik yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Hary Tanoesoedibjo (HT) menunjukkan totalitasnya dalam membangun...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah