HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Reklamasi, Anies-Sandi Setengah Hati?

Anies-Sandi sepakat melanjutkan proyek reklamasi. Namun yang difokuskan adalah Pulau buatan C dan D yang sudah terlanjur dibangun. Kok terkesan setengah-setengah? PinterPolitik.com Proyek reklamasi atau pembangunan...

Papa Pekerja Keras, Pekerja Cerdas

Dipanggil lagi oleh KPK yang tidak penting itu, Papa memilih kerja, kerja, kerja. KPK jangan ganggu kinerja Papa ya! PinterPolitik.com Menanggapi undangan KPK untuk kongkow-kongkow di...

‘Ahok’ Kecil Jangan Dibully

Bapak dan ibu guru, serta polisi sekalian, anak SD ditusuk pakai pulpen dan diejek sebagai ‘Ahok kecil’ bukanlah kenakalan anak biasa. PinterPolitik.com  Bocah kelas 4 SD...

Demokrat, Jinak-jinak Merpati

Hubungan Partai Demokrat yang mulai mesra dengan Jokowi belakangan ini, sempat dilihat sebagai sinyal mendekat ke Pemerintah. Namun Sekjen Demokrat membantah, menurutnya, hingga sekarang...

Antara GWU dan Tragedi 1965

Publikasi dokumen korespondensi terkait tragedi 1965 membuka fakta lain terkait masa lalu bangsa ini. Hal ini membuat publik punya bahan pembanding dan referensi lain...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?