HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Anies-Sandi Kangen Ahok?

Anies-Sandi berencana menemui Ahok. Wah, ada apa nih? PinterPolitik.com Baru beberapa bulan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memimpin Jakarta. Namun sudah banyak hal ‘hebat’ yang mereka...

Kang Aceng, Coba Pikir Lagi

"Percaya diri banget Kang Aceng. Emang tiga lelaki ini mau ngantri jadi pasangan Akang?" PinterPolitik.com Kang Emil, Kang Dedi, dan Kang Deddy memang sedang jadi primadona...

Hukuman Alternatif Buat Koruptor?

Menghadapi koruptor memang bikin senewen. Selain penjara, apakah ada hukuman alternatif lain yang bisa membuat jera? PinterPolitik.com  Publik masih dibuat terhenyak oleh rentetan drama Setya Novanto,...

Uang Jajan RT-RW Naik

Mau tahu ga jabatan apa yang jarang diperebutkan? Politikus juga kayanya ga tertarik kalo ngejabat di jabatan ini. PinterPolitik.com Jabatan ini sering dikuasai orang tertentu dalam...

Akal Bulus: Akal Fredrick?

Fredrich Yunadi berencana membawa perkara Setnov ke Pengadilan HAM Internasional. Apakah itu perlu? PinterPolitik.com Masih seputar kasus Papa Setnov. Beliau telah resmi ditahan Kapeka. Akan tetapi,...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT