HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Ahmad Dhani Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Hukum Praperadilan Di Indonesia

BIN Perlu Transformasi?

Andre Rosiade menginginkan agar BIN melakukan transformasi dari dalam. Caranya gimana pak? PinterPolitik.com Badan Intelijen Negara (BIN) dinilai perlu bertransformasi. Hal ini disampaikan oleh Wasekjen...

Khofifah, Sepucuk Surat Perpisahan

“Sepucuk surat yang manis warnanya pun merah hati. Bagai bingkisan pertama, tak sabar kubuka” PinterPolitik.com Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Semua orang tahu peribahasa itu. Mengapa...

Jokowi, Contoh Fans Panutan

“Fans yang baik, tahu kapan harus menikmati karya idola seperlunya, tanpa menghina karya” – Anonym PinterPolitik.com Fans bagaikan sepasang sayap yang dapat membuat idolanya terbang lebih...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?