HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Tax Amnesty, Konglomerat Tambah Kaya?

Harta kekayaan para konglomerat meningkat di tahun 2017. Benarkah berkat Tax Amnesty? PinterPolitik.com  Dari jajaran nama konglomerat keluaran Forbes 2017, ada nama Arini Saraswati Subianto di...

DKI Kini Anti-Transparansi?

"Kalau masalahnya adalah transparansi silahkan telusuri. Kami open kimono kok, enggak ada masalah. Problem tentang akuntabilitas enggak ada masalah sama sekali," Wakil Gubernur DKI...

Wanita Terkaya di Indonesia

PKS, Fahri Kader Partai Mana?

“Ketika politik mengajarkan bahwa tugas politikus sesungguhnya melaksanakan kehendak rakyat. Namun, yang terjadi mereka hanya mementingkan dirinya sendiri.” PinterPolitik.com Fahri Hamzah dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)...

Azis, Figur Imitasi Papa

“Biasanya yang paling serakah dan paling memahami teori, metode, dan praktek keserakahan adalah orang-orang pandai” ~ Emha Ainun Nadjib PinterPolitik.com Belum habis dibicarakan publik karena menjadi...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?