Arifah Fauzi secara teknis dan filosofis adalah suksesor Khofifah di pucuk Muslimat NU dan elite nasional. Namun, bisakah ia menyamai pengaruh politik sang pendahulu? Di antara perbedaan ambisi, jejaring kekuasaan, dan gaya komunikasi, tersimpan pertanyaan lebih besar, yakni apakah Arifah sedang membangun penerus Khofifah, atau menciptakan jalannya sendiri?
“Dari atas ke bawah yang ada adalah larangan, penindasan, perintah, semprotan, hinaan. Dari bawah ke atas yang ada adalah penjilatan, kepatuhan, dan perhambaan.” ~...
“Bubur kayu, sarapanmu. Habis makan tidak lupa cuci tangan. Hutan mati, tanam lagi tapi pohon sawit bukan pohon asli. Minyak sawit enak.” ~ Navicula
PinterPolitik.com
Jika...
Jenderal Gatot Nurmatyo ogah masuk politik selagi masih berstatus tentara. Seriusan nih, Pak atau takut ‘gagal total’ alias gatot?
PinterPolitik.com
Tentara terjun ke dunia politik? Udah...
Kang Emil berencana untuk ‘menggandeng’ Syahrini dalam Pilgub Jabar nanti. Ow, seperti ituuuh. Sebagai apa ya?
PinterPolitik.com
Syahrini adalah sosok artis yang penuh dengan...