HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Bagi-Bagi Tanah Ala Jokowi

Jokowi terus menggenjot sertifikasi hingga mencapai 9 juta di tahun 2019. PinterPolitik.com Timpang, begitulah kondisi kepemilikan tanah di negeri ini. Lebih dari 70 persen tanah di...

Khofifah ‘Kecele’ Muslimat NU

“Kita boleh saja kecewa dengan apa yang telah terjadi, tetapi jangan pernah kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik.” PinterPolitik.com Perhelatan Pilgub Jawa Timur semakin...

Rizieq Capres Mustahil!

“Adalah sebuah tantangan bagaimana berpolitik sebagai suatu seni merealisasikan apa yang tak mungkin menjadi mungkin.” ~ Hillary Clinton PinterPolitik.com Pernahkah mendengar nama Rizieq Shihab diwacanakan menjadi...

Bos Partai ‘Manfaatkan’ UU MD3

“Biasanya yang paling serakah dan paling memahami teori, metode, dan praktek keserakahan adalah orang-orang pandai!” ~ Cak Nun PinterPolitik.com UU MD3 menjadi momok yang menakutkan bagi...

PSI ‘Anak Bawang’ Congkak

“Ketamakan & kebodohan sungguh telah menghukumi, mereka yang mabuk kekuasaan dan lupa diri.” PinterPolitik.com Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jadi partai yang paling sibuk sendiri. Bukan kepalang,...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT