HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Harap-harap Cemas Karena Rupiah

Pileg 2019, Partai-partai Berguguran?

Menurut hasil survei LSI Denny JA, sejumlah partai politik akan berguguran pada Pemilihan Legislatif tahun depan. Mengapa bisa begitu? PinterPolitik.com “Moralitas dari partai politik harus tumbuh...

Promosi “Ajaib” #2019GantiPresiden

"Jangan lihat jumlah transaksinya. Tapi lihat bunyi pesannya..... #2019GantiPresiden," ~ Kader PKS, Mustofa Nahrawardaya. PinterPolitik.com Apa jadinya ketika gagasan-gagasan untuk membangun bangsa ini berasal dari ketidakmampuan...

Nostalgia Unfaedah Film 212

“Bantu viralkan agar 7 juta umat yang ikut aksi damai 212 ikut nonton film ini sehingga dapat menggeser film Dilan sebagai film terlaris," penulis...

Substansi Debat Ramli VS Mulyani

Sejak April lalu, tantangan debat Rizal Ramli kepada Sri Mulyani belum juga surut. Mengapa tak diwujudkan saja? PinterPolitik.com Kehadiran Presiden Jokowi di acara Mata Najwa beberapa...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah