HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Why Indonesia is so bad at lawmaking

(Originally published in The Economist) To mark the start of Ramadan, Sharp Indonesia, an offshoot of a Japanese electronics giant, hosted a press conference to...

Pilkada 2018 Menetaskan “Predator”

Sumpah Jujur Iriawan

“Agama diajarkan kepada manusia agar ia memiliki pengetahuan dan kesanggupan untuk menata hidup, menata diri, alam, menata sejarah, kebudayaan, dan politik.”  ~ Cak Nun,...

Kompetisi Antar Saudari Ala Rachmawati

Tak hanya menempati gerbong kelompok oposisi pemerintah Jokowi, Rachmawati juga ‘memecah’ hubungan antar saudari trah Soekarno. PinterPolitik.com Nama Rachmawati Soekarnoputri barangkali akan sulit dilepaskan dari sosok...

Chairul Tanjung, Jaminan Menang Prabowo?

Nama CT menjadi tokoh yang paling hangat diperbincangkan. Setelah sebelumnya banyak yang menyoroti kemungkinannya berpasangan dengan Jokowi, kini bos CT Corp itu dihubung-hubungkan sebagai...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?