HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Fadli Cocok Dengan PDIP

"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia." ~ Ali bin Abi Thalib PinterPolitik.com Masyarakat banyak dikejutkan dengan...

Prabowo Yakin Asyik Menang

“Dalam sebuah peperangan, seorang jenderal yang menang hanya akan bertempur setelah memastikan sudah mendapatkan kemenangan, sedangkan dia yang ditakdirkan untuk kalah adalah yang bertempur...

Sniper ‘Intip’ TPS Pilkada

"Saat berdebat, kita menang lawan kita tak mengakuinya. Saat kalah kita sendiri pun tak mau mengakuinya." ~ Tere Liye PinterPolitik.com Puji serta syukur kita panjatkan kepada Tuhan...

Airlangga “Senang” Adu Banteng?

“Kalau kau benar-benar sayang padaku, kalau kau benar-benar cinta. Tak perlu kau katakan semua itu, cukup tingkah laku.” ~ Rani, ‘Semua Bisa Bilang’   PinterPolitik.com Ketua...

Surat ‘Cinta’ Ahok Untuk Puti

“Aku silangkan tanganku untuk menahan dingin ini. Angin perlahan memaksa masuk ke dalam pori-pori. Dingin…. Aku masih di sini untuk menunggumu”. PinterPolitik.com Tidak ada koalisi abadi...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?