Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
“Pemaknaan akan hidup! Seni tidak cukup dipahami dari sudut pandang keindahannya saja. Jadi, kalau politik adalah seni meminpin, maka kita akan diseret ke dimensi...
“Aku selalu berdoa agar kau mau dengan aku! Kurasa Tuhan lebih berkuasa daripada kamu.”
PinterPolitik.com
Tim sukses Jokowi-Ma'ruf angkat bicara menanggapi kritik yang muncul akibat banyak...
“Kamu cantik! Wajahmu terlihat bagai tumpukan salju di musim kemarau.”
PinterPolitik.com
Mungkin bagi Partai Nasdem perkataan Rizal Ramli seperti ular. Kata-katanya teramat berbisa dan berisikan dusta...
“Golput itu bukan tidak berprinsip! Justru golput lah yang berprinsip, bahwa dirinya superior, bebas dari pengaruh dan tak ingin terpengaruh! Betul apa betul?”
PinterPolitik.com
Sandiaga Uno...
“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...