HomeCelotehPengamat Ngigau  ISIS Ikut Pilpres

Pengamat Ngigau  ISIS Ikut Pilpres

“Pemaknaan akan hidup! Seni tidak cukup dipahami dari sudut pandang keindahannya saja. Jadi, kalau politik adalah seni meminpin, maka kita akan diseret ke dimensi yang memuakkan!”


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]slamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengubah strategi dan taktik pasca kalah di Suriah dengan memanfaatkan potensi kekacauan di negara-negara lain yang memiliki pendukungnya. Salah satunya seperti Indonesia.

Menurut Direktur Masyarakat Anti Kekerasan Indonesia, Muhammad Baihaqi, ISIS mengalami kekalahan terus menerus, sehingga jalan teror yang dilakukan difokuskan ke negara-negara lain. Jalan teror yang paling mudah dilakukan adalah memanfaatkan pergantian kekuasaan melalui sistem Pemilu.

Sebelum lanjut gengs, eyke ada pertanyaan. Apa kalian yakin Indonesia akan dengan mudahnya ditunggangi gerakan ISIS? Apa kalian yakin demokrasi di negeri ini akan mudah runtuh? Terus apa kalian akan berdiam diri kalau negara ini jadi negara yang barbar? Hmmm.

Kalau menurut eyke sih mimpi kali yey ISIS di Indonesia! Kok bisa? Ya bisa lah, kalau sampai eyke bilang ISIS bisa gampang nyusup di Indonesia, nanti eyke dimarahin lagi sama om-om di Kopsusgap dan Densus 88!

Kalau sampai bilang Indonesia mudah dijebol dan disusupin ISIS, sama aja dong kita merendahkan tim elite anti teror punyanya Polri sama TNI. Betul apa betul gengs? Wkwkwk.     Click To Tweet

Tapi menurut Baihaqi beda lagi nih gengs, katanya pada Pilpres 2019 yang hanya ada dua pasangan calon yang bertarung, masing-masing memiliki pendukung yang bergesekan kuat, sehingga sangat berpotensi akan terjadi konflik di antara keduanya. Dengan demikian, kemungkinan besar ISIS akan bermain di dalamnya. Masa sih bang?

Menurut doi gerakan yang berpotensi jadi kendaraannya ISIS adalah tagar #2019GantiPresiden. Pasalnya gerakan yang dipelopori kader PKS Mardani Ali Sera belum secara legal diakui oleh tim dari cawapres Prabowo, Dan membuat gerakannya menjadi sangat liar dan berpotensi dimanfaatkan.

Baca juga :  Demokrat Dijauhi, PDIP Introvert?

Dimanfaatkan cari suara maksudnya bang? Ah, masa sih tetangga eyke yang fanatik sama gerakan tagar salah satu alatnya ISIS? Duh, serem juga ya! Wkwkwk.

- Advertisement -

Nah, di saat Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera menyatakan ada aktivitas kontra intelijen tanggapi aksi #2019GantiPresiden, hal ini membuat keyakinan Baihaqi semakin menguat, kalau gerakan tagar itu adalah kendaraanya ISIS di Indonesia. Weleh-weleh.

Kalau menurut kalian gimana nih menanggapi keyakinan Baihaqi? Kalau eyke sih diiya-in aja dulu, mbok negara demokrasi kan. Kalau eyke bilang Baihaqi salah, nanti eyke dikira fanatik nya kampretos, atau malah eyke dikira antek-anteknya onta Timur Tengah lagi. Wkwkwk. (G35)

spot_img

#Trending Article

Ada “Udang” di Balik Relawan Jokowi?

“Saya di dalam sana. Jadi saya tahu perilakunya satu-satu. Kalau Anda bilang ada dua faksi sih tidak, berfaksi-faksi. Ada kelompok yang tiga periode, ada kelompok...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

PSI Bakal Jadi Partai “Gagal”?

Kader-kader pentolan PSI memutuskan keluar dari partai -- mulai dari Tsamara Amany hingga Michael Sianipar. Mungkinkah PSI jadi partai "gagal"?

Mengintip “Spotify Wrapped” Jokowi

Sekarang sudah waktunya untuk "Spotify Wrapped 2022". Musik dan politik pun saling berkaitan. Apakah Jokowi punya "Wrapped" sendiri?

Lord Rangga Pergi, Indonesia Bersedih?

“Selamat jalan, Lord Rangga! Terima kasih sudah menyuguhkan kritik sosial dengan balutan performance gimmick yang cerdas untuk masyarakat yang memang bingung ini! Suwargi langgeng!” – Warganet PinterPolitik.com Sejumlah...

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...