Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
“Yang lebih baik dari seribu omong kosong adalah satu kata yang membawa perdamaian.”
PinterPolitik.com
Wakil Ketua MPR RI yang juga politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyarankan...
“Kebencian itu seperti meminum racun dan berharap musuhmu yang terbunuh.”
PinterPolitik.com
Artikel mengejutkan muncul di situs media daring Asia Sentinel. Dalam artikel yang ditulis pendiri Asia...
“Jangan pernah memposisikan diri berada di atas angin, apalagi di atas awan. Kenapa? karena angin dan awan bukan benda padat yang dapat menahan beban...
“Sudah terima apa adanya berjarak kepadanya, dalam arti apa kita masih saleh? Masih kah ada tempat untuk keyakinan-keyakinan itu? Makna politik sangat pelik!”
PinterPolitik.com
Sandiaga Uno...
“Politisi juga mausia yang tak luput dari dosa! Tapi politisi juga jangan kayak keledai yang selalu luput dan akhirnya masuk ke lubang yang sama!”
PinterPolitik.com
Sandiaga...