Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
"Socially, everything is just inventions and imitations." - Gabriel Tarde
Pinterpolitik.com
Peperangan dalam tajuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sebentar lagi dimulai. Dua kubu sudah menyiapkan strategi...
Isu “Jokowi PKI” ataupun “Prabowo Khilafah” merupakan bentuk dehumanisasi dan pembunuhan karakter dalam Pilpres
PinterPolitik.com
Jelang 30 September, isu mengenai PKI kembali mengemuka. Salah seorang pentolan...
"Negara ini paling kaya di dunia, tetapi sekarang jadi paling melarat, karena koruptor tidak ditindak." ~Abdurrahman Wahid
PinterPolitik.com
Mahkamah Agung telah menyetujui gugatan uji materi pada...
"Tapi Istana Negara, jelas bukan tempat berleha-leha." ~Najwa Shihab
PinterPolitik.com
Anggota Dewan Pembina GNPF Ulama, Haikal Hassan menyatakan ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Tapi entah...
"Ini ramai diperbincangkan, yaitu microtargeting, micro campaign serta canvasing. Itulah yang sebetulnya saya kira-kira lakukan semenjak 14 tahun lalu." - Jokowi
PinterPolitik.com
Suka atau tidak, Jokowi...