HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Ma’ruf Rayu Ahokers, Fifi Heran

"Pertemuan dua kepribadian seperti hubungan dua bahan kimia; jika terjadi reaksi, keduanya akan berubah." ~Carl Gustav Jung PinterPolitik.com Ada yang bilang, kalau silaturahmi itu dapat menumbuhkan...

Anies Kesepian, Ketemu Rachmawati

“Banyaknya kesibukan seringkali membuat kita lupa bahwa ada banyak hal yang jauh lebih penting dari sekadar kesibukan itu sendiri.” PinterPolitik.com Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang...

Rakyat Lebih Cinta Sepeda Jokowi?

"Hidup itu seperti mengendarai sebuah sepeda. Untuk menjaganya agar tetap seimbang, Anda harus tetap bergerak." ~Albert Einstein PinterPolitik.com Apa sih yang bikin setiap kunjungan Presiden Joko...

Bawaslu Tindak Tegas Masjid

“Orang bijak tidak bimbang, orang bercinta-kasih tidak cemas dan seorang pemberani tidaklah merasa takut.” ~ Konfusius PinterPolitik.com Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan segala prestasinya sempat menjadi...

PDIP Kehilangan Makna Perjuangan!

“Apa bedanya Marhaen dan Proletar? Saya waktu itu dengan begitu lantang menjawab: Kalau Marhaen punya alat produksi, kalau proletar tidak.” ~ Rudi Hartono  PinterPolitik.com Data Managing Director...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?