HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Nasionalisasi Freeport Pencitraan Jokowi?

Tsunami Palu, Elegi Pangkas Dana

Jokowi Prabowo Berebut Emak-Emak

Dalam konteks psikologis, Sandi berhasil memikat emak-emak dengan membangun persepsi perempuan melalui sosoknya yang kharismatik dan rupawan. Terlihat dari beberapa aksi kunjungannya di beberapa...

Sri Mulyani, Amazon dan Hantu Neolib

Rencana raksasa e-commerce Amazon berinvestasi di Indonesia berpotensi mendatangkan gesekan dengan pemain-pemain lokal. Benturan antara inklusi ekonomi dan efisiensi menjadi bagian lain dari fakta...

Prabowo Raja Joget Gatotkaca

“Everything I do as communication: making a dance, having a conversation, giving an interview - it's all political." – Alain Platel, Theater Director Pinterpolitik.com  Politik seharusnya...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?