HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

BPN Cari Alasan Kalah?

"Nikmati pertandingannya, kalah dan menang itu biasa." ~Agus Buchori PinterPolitik.com Ketua Badan Pemanangan Nasional (BPN) Djoko Santoso pernah bilang, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan mundur dari Pilpres...

PA 212, Ngaji atau Kampanye?

"Memang politik menyangkut hidup kita, tapi tak boleh menenggelamkan kita." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Pengalaman tidak mengenakan dan rada malu-maluin harus dialami oleh Persaudaraan Alumni 212 (PA...

Prabowo ‘Cinta’ PDIP-Golkar?

"Memang politik menyangkut hidup kita, tapi tak boleh menenggelamkan kita." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Prabowo Subianto mengundang para elite dan relawan pendukungnya untuk mendengarkan doi berceloteh di...

BPN ‘Pepet’ Terus Jokowi

"Demokrasi itu bak 'perawan' yang merdeka dan memerdekakan." ~Cak Nun PinterPolitik.com Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga makin nekat aja nih mengambil basis suara lawan di...

Tiket Pesawat Mahal Karena Pilpres?

Mahalnya harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik membuat banyak masyarakat yang mengeluh. Faktanya, harga tiket tersebut punya pertalian yang erat dengan kebijakan politik dan...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT