HomeTrending

Trending

Siapa yang Memegang Rem

Audio dibuat menggunakan AI. Dr. Wim Tangkilisan, S.H., M.Sc.Pemimpin Redaksi PinterPolitik.comChairman, PinterPolitik Center for Strategic Policy Analysis KATA PEMRED #42PinterPolitik.com Senja turun pelan di sebuah kantor yang...

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

IPDN, Bima, & Si Paling Berhak?

Palak Laut

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memantik kontroversi global saat menyebut Indonesia berhak memungut tarif di Selat Malaka — mencontoh Iran di Hormuz. Dalam hitungan jam, Bloomberg menjadikannya headline dunia. Purbaya langsung walk back, namun Indonesia telanjur disebut sebagai aktor geopolitik yang berpikir ofensif soal aset geografisnya, meski belakangan sudah dibantah oleh Menlu Sugiono.

Lincoln-isme: Jalan Politik AHY?

AHY mendorong pembangunan 14.000 km rel di luar Jawa. Mungkinkah ada strategi politik yang tersembunyi di balik ambisi triliunan itu?

Saksi yang Harus Bersaksi Lagi

Dengarkan artikel ini: Audio dibuat menggunakan AI. Dr. Wim Tangkilisan, S.H., M.Sc.Pemimpin Redaksi PinterPolitik.comChairman, PinterPolitik Center for Strategic Policy Analysis KATA PEMRED #19PinterPolitik.com Proyektor itu menyala di siang...

Gagasan Ketum Dipagar, Agak Laen Golkar?

Partai Golkar seolah menerima diskursus pembatasan masa jabatan ketua umum, dan hampir semua orang mungkin salah membacanya. Ini bukan soal tekanan regulasi. Ini adalah satu-satunya partai yang berani menginterupsi hukum besi oligarki dari dalam. Sebuah anomali yang seharusnya menjadi standar?

Street Smart is The New Genius

Di tengah ketegangan geopolitik yang mengguncang pasokan minyak dunia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bergerak cepat: menjamin stok energi di atas standar minimum, menahan harga BBM subsidi hingga akhir 2026, mendiversifikasi sumber impor minyak, dan meluncurkan program B50 mulai Juli 2026 untuk memutus ketergantungan pada solar impor. Langkah-langkah ini menjadikannya panglima di garis depan ketahanan energi Indonesia dan wujud dari kecerdasan seorang pemimpin yang oleh Bahlil pernah ia sebut sebagai “street smart”. Apa itu?

More Stories