Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf baru-baru ini mengatakan radikalisme adalah pilihan politik. Mereka yang menjadi radikal disebutnya ingin merubuhkan negara dan menciptakan sistem kekhalifahan. Sudah tepatkah narasi tersebut?
Telah menjadi diskursus lama bahwa oligarki adalah hantu yang terus menggentayangi demokrasi Indonesia. Alih-alih menelurkan kebijakan publik yang memberi manfaatkan bagi masyarakat luas, penetrasi...