HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

PAN Bukan Partai Islam?

Genderang Reformasi 1998 memang menjadi babak penting dalam perjalanan Indonesia sebagai sebuah negara. Kita akhirnya masuk ke era demokrasi dengan sistem kepartaian yang lebih terbuka. Setelah disuruh memilih hanya 3 partai di era Orde Baru – Golkar, PDI dan PPP – akhirnya memilih partai politik menjadi lebih bebas.

Manuver Cak Imin Usul Tunda 2024?

Ketum PKB Cak Imin usul agar Pemilu 2024 ditunda

Kepuasan Tertinggi Sejak Menjabat

Litbang Kompas rilis survei kepuasan terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf

Puan dan Masyarakat Kelas Sendok

Narasi memasangkan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani mengemuka di kalangan kader PDIP. Beberapa pihak menilai ini sebagai cara untuk meminimalisir gesekan politik yang terjadi...

Wadas Jadi Kedung Ombo Berikutnya?

Peristiwa Wadas memperlihatkan dilema pembangunan dan penolakan warga terdampak menjadi polemik yang sulit ditemukan jalan keluarnya. Ingatan tentang peristiwa Waduk Kedung Ombo di masa...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?