HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Luhut Peringatkan Sandi via Borobudur?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan gagasan kenaikan tarif wisata Candi Borobudur. Lantas, apa yang bisa dimaknai dari...

Selain Pancasila, Silakan Angkat Kaki?

Megawati minta penganut ideologi selain Pancasila pindah negara, karena ideologi penting dipertahankan. Mega mencontohka, seperti Soekarno yang ajarkan Pancasila agar Indonesia berdaulat. Selain itu...

Akhir Era Kejayaan Start-Up?

Sejumlah start-up berbasis teknologi di Indonesia disebut tengah mengalami bubble burst – kondisi yang mana menggambarkan terjadinya ledakan bubble ekonomi. Perusahaan-perusahaan tersebut – seperti...

Puan Pilih Siapa?

Sejauh ini ada tiga nama yang berpotensi menjadi pasangan Puan Maharani di Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Prabowo Subianto.

Ganjar-Anies untuk 2024?

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebut Ketua Umum NasDem Surya Paloh telah usulkan nama Ganjar-Anies ke Presiden Jokowi. Anies diketahui dekat dengan NasDem,...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?