HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Projo Bunuh Diri Tantang PDIP?

Projo dan 13 organisasi relawan Jokowi lainnya hendak adakan Musyawarah Rakyat (Musra). Apa Projo ingin bunuh diri lawan PDIP?

Dudung Kepala BIN, Siapa KSAD Selanjutnya?

Road to 2024: The Next Panglima TNI #2 Probabilitas besar Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI berikutnya membuat TNI AD harus menelurkan jenderal bintang empat...

Putin Akhirnya Dengarkan Jokowi?

Usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia, pada 30 Juni 2022 lalu guna membahas persoalan pangan dunia,...

Prabowo Favorit Gen-Z, Setuju?

Survei Litbang Kompas menyebut kalangan Generasi-Z (usia di bawah 26 tahun) cenderung memilih kalangan berlatarbelakang militer sebagai capres di Pemilu 2024. Namun survei disebut...

Ambisi Luhut Jadi Cawapres

Politisi PDIP Panda Nababan sebut Luhut Binsar Pandjaitan pernah ingin menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2014. Tim Bravo 5 awalnya diperuntukkan untuk kampanye Luhut.

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?