HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

TNI Dikirimi Senjata AS

Satu kontainer yang berisikan senjata yang disebut berasal di Amerika Serikat (AS) sempat disegel oleh pihak Bea Cukai. Namun, Panglima TNI Andika Perkasa akhirnya...

Woi, Baim Wong!

Banyak pihak kritik Baim Wong

Ni Hao, Jokowi!

Presiden Jokowi akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Selasa 26 Juli 2022. Ini menjadi pertama kalinya presiden negara asing bertemu langsung...

Beda Hasto, Beda Trimedya?

Pengamat bandingkan sikap Hasto dan Trimedya. Hasto pertanyakan prestasi Anies, sementara Trimedya pertanyakan prestasi Ganjar. Trimedya dinilai lebih objekti karena kritik kader partai sendiri.

PDIP Sadar Puan akan Kalah?

Politisi senior PDIP Panda Nababan memberi sinyal bahwa duet Prabowo-Puan berpotensi kalah. Apakah ini pertanda bahwa PDIP sebenarnya sadar Puan akan kalah di Pilpres...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah