HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Habis Bjorka, Terbitlah Israel!

Sejumlah pejabat Indonesia dikabarkan jadi target spyware atau alat mata-mata buatan Israel. Di antaranya yang jadi korbana adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, seorang pejabat...

Taruna, Megawati Misinterpretasi Jenderal Andika?

Revisi aturan tinggi badan minimal taruna dan taruni Akademi TNI yang diinisiasi oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa disayangkan oleh Presiden ke-5 RI Megawati...

Ada Empat Poros di 2024?

Dibutuhkan setidaknya 115 kursi DPR untuk mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024. Berdasarkan syarat itu, setidaknya sudah ada empat poros yang dapat mengusung capres-cawapres. Lantas,...

Kasus Lukas Enembe Dipolitisasi?

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tanggapi kasus Lukas Enembe. AHY berharap kasus tidak dipolitisasi dan Demokrat siap memberikan bantuan hukum. Namun,...

Masinton Cegah Jokowi Jadi Lelucon?

Politikus PDIP Masinton Pasaribu menyarankan Presiden Joko Widodo tidak maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 mendatang agar tidak menjadi lelucon di...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?