HomeCelotehYenni Wahid Gantikan Khofifah?

Yenni Wahid Gantikan Khofifah?

Khofifah Indar Parawansa akhirnya positif maju di Pilgub Jatim. Kabarnya, posisi ini akan digantikan oleh Yenni Wahid. Lalu bagaimana dengan PDI Perjuangan?


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]erombakan Kabinet Kerja Presiden Jokowi sepertinya akan segera terjadi, walau rumornya telah diberitakan sejak awal tahun lalu. Tapi untuk kali ini, sepertinya Jokowi sudah tidak bisa mengelak lagi, karena Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sudah resmi mendaftarkan di Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim).

Kosongnya satu kursi menteri, tentu langsung menjadi rebutan bagi partai politik yang berharap mendapatkan ‘jatah’ lebih di kabinet. Salah satu yang sudah terang-terangan meminta kursi kosong tersebut, tak lain dan tak bukan, ya PDI Perjuangan. Memang sudah lama, Mama Megawati Soekarnoputri kebelet dapat tambahan kursi.

Permintaan ini tentu membuat Pakde pusing kepala, mencari tokoh pengganti yang tepat untuk menggantikan Khofifah saja tidak mudah. Eh, Si Mama bukannya bantu malah ngegangguin aja kerjanya.

Konon kabarnya, ada sejumlah nama yang tengah dipertimbangkan Pakde agar untuk menempati posisi kosong itu. Salah satunya putri KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yaitu Yenni Wahid. Namun sayangnya, Yenni yang merupakan Direktur dari Wahid Institute ini, ternyata enggan menerima tawarannya tersebut.

Sebagai sesama Muslimah Nahdlatul Ulama (NU), Yenni memang diketahui dekat dengan Khofifah. Selain itu, Yenni juga sangat aktif dengan permasalahan toleransi beragama. Tapi, ternyata memang ada tapinya.

Kalau Yenni duduk di kabinet, tentu akan membuat sakit hati beberapa orang. Selain tentu saja Sang Mama yang bakal cemberut dan bersungut-sungut pada Pakde, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, juga pasti bakal uring-uringan berat.

- Advertisement -

Bisa jadi, alasan itu juga yang membuat Yenni ogah masuk ke kabinet Jokowi. Ia mungkin sudah bisa membayangkan akan jadi “sasaran tembak” oleh kedua ketua umum partai politik itu. Daripada nasibnya nanti kayak Rini Soemarno yang dicelotehin terus kinerjanya, mending tetap di posisinya sekarang aja.

Baca juga :  Mimpi Jokowi Bukan Mimpi Mega?

Terus jadinya siapa dong yang kira-kira pantas menggantikan Khofifah? Pastinya bukan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, begitu kata sumber lain. Hmmm, kalau AHY enggak pantas, terus dia mau dikasih kursi menteri apa ya? Uuups, sudahlah, biarkan yang pusing Pakde aja. (R24)

spot_img

#Trending Article

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...