HomeCelotehYasonna Coreng Wajah Jokowi?

Yasonna Coreng Wajah Jokowi?

Kecil Besar

Usai diperiksa KPK terkait kasus korupsi KTP Elektronik, beberapa pihak meminta Yasonna Laoly mundur dari jabatannya. Yasonna sudah mencoreng nama Jokowi?


PinterPolitik.com

“Secara moral hazard mestinya Yasonna mundur biar lapang KPK mengusutnya.” ~ Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Andrianto.

[dropcap]B[/dropcap]elakangan ini, Kabinet Kerja Jokowi lagi banyak disorot karena sering bikin gaduh. Walau Jokowi juga udah sering marahin menteri-menterinya, tapi entah mengapa, tetap saja para menterinya masih suka bikin sensasi. Apalagi perseteruan antara Menteri Luhut dan Menteri Susi soal penenggelaman kapal.

Belum selesai kisruh boleh dan tidak boleh ngebom, sekarang publik juga ikut diperlihatkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang Rabu (10/1) lalu dipanggil KPK terkait kasus KTP Elektronik. Soalnya, sang menteri dikabarkan mendapat jatah ‘uang dengar’ sekitar 84 ribu dollar AS. Banyak juga ya!

Sebagai menteri dari Presiden yang katanya punya komitmen pada pemberantasan korupsi, keterlibatan Yasonna di kasus mega korupsi ini tentu membuat rakyat kesal. Gimana enggak, bagi pendukung Jokowi, catatan hitam Yasonna tentu akan ikut mencoreng wajah Jokowi. “Kok bisa-bisanya koruptor masuk ke dalam kabinet?” Begitu kira-kira bunyi kemarahan mereka.

Salah satu yang sudah meneriakkan kekesalannya adalah Andrianto dari Prodem itu. Baginya, seorang menteri kalau sudah terduga korupsi, sebaiknya punya rasa malu dan mengundurkan diri. Tapi kan masalahnya, Yasonna saat ini masih berstatus saksi, jadi ya kasian dong kalau dia enggak berbuat tapi disuruh mundur.

Bagi banyak pihak, minggu-minggu ini sepertinya memang merupakan momen yang tepat untuk meminta menteri-menteri Jokowi yang dituding bersalah, untuk mundur. Selain Airlangga yang rangkap jabatan dan Khofifah yang memilih “berjudi” di Pilgub Jatim, sepertinya yang ikut ke sorot untuk diganti ya Yasonna ini.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Padahal sih kalau dilihat dari naga-naganya, Jokowi kelihatan masih malas untuk ngobrak-ngabrik kabinetnya. Udah terlanjur sayang atau memang waktunya kelewat mepet ya? Atau karena ternyata, target yang dicanangkan belum juga tercapai. Jadi kalau pada diganti kan jatuhnya jadi makin molor lagi. Hmmm, tapi kalau menterinya nanti ternyata terbukti korupsi, gimana? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...