HomeCelotehVisi Muluk Paslon Pilgub Jabar

Visi Muluk Paslon Pilgub Jabar

Kecil Besar

Debat Pemilihan Gubernur Jawa Barat berlangsung lancar tanpa riak ketegangan seperti di Pilgub DKI Jakarta tahun lalu.


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ebat Kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat baru saja diselenggarakan pada Senin 12 Maret, malam. Rasanya begitu adem ayem, kening pun seakan tak diijinkan untuk berkerut. Gimana gak, atmosfear debat malam itu begitu berbeda dengan Pilkada DKI Jakarta sebelumnya. Pemirsa yang menonton tampak cukup menikmati apa yang disajikan.

Debat Politik itu kan gak melulu selalu harus diidentikkan dengan perang urat syaraf, sesekali disisipi dengan dagelan akan jauh lebih menarik. Begitulah yang disajikan masing-masing pasangan calon (Paslon): Ridwan Kamil–Uu Ruzhanul Ulum, Tubagus Hasanuddin–Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar–Dedi Mulyadi. Lalu apa aja sih visi misi mereka, yuk kita kupas satu persatu.

Ridwan Kamil & Uu Ruzhanul Ulum memaparkan mengenai visi ‘Jabar Juara Lahir Batin’. Menurutnya nih, Jawa Barat itu butuh perubahan, keadilan, pembangunan, dan juga kebahagiaan masyarakatnya. Kalau hanya pembangunan tapi mengenyampingkan kebahagiaan masyarakatnya, ya percuma lah ya. Semacam mendahulukan pembangunan infrastruktur jalan, tapi trotoar pejalan kakinya diabaikan. Mmmm, jangan sampai kayak Jalan Margonda Depok lah ya. Hadeuh.

Tb Hasanuddin & Anton Charliyan, memaparkan tujuh program unggulannya. Salah satu yang digarisbawahi adalah masih banyaknya warga Jawa Barat yang tidak memiliki pekerjaan. Toh buat apa pembangunan daerah secara masif, kalau masyarakat setempatnya gak bisa bekerja di daerahnya sendiri. Bisa-bisa mereka ini nantinya malah ngelirik ibukota sebagai tempat mencari peruntungan. Gak kebayangkan 1,8 juta orang akan eksodus ke Jakarta cari kerja. Udah padet atuh Jakarta.

Sudrajat & Ahmad Syaikhu bertekad untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi termaju. Untuk mewujudkan itu, latar belakang masyarakat yang takwa menjadi bekal utama. Sedikit kurang sinkron sih antara tujuan dan latar belakangnya. Jawa Barat bisa maju dengan dasar takwa gitu maksudnya? Wedew. Tapi masih mendinglah karena ada visi pendukung lain yang mendambakan koneksitas seluruh daerah Jawa Barat dengan internet. Wuih, jadi lebih mudah jual produk kreatif Jawa Barat nih.

Deddy Mizwar & Dedi Mulyadi menuturkan pihaknya akan mewujudkan Jabar yang adil, sejahtera, dan berkarakter. Dimulai dari tata pemerintahan yang baik dan bersih, SDM berkualitas. Kemudian tata kelola ruang, infrastruktur, dan SDA yang berkeadilan. Meningkatkan iklim investasi, dan mendata kehidupan sosial Jabar yang berbudaya dan agamis. Diantara paslon yang lain, visi Deddy-Dedi memang paling lengkap. Tapi sih sedikit berkesan muluk ya. Jadi kalian warga Jawa Barat, sudah menentukan pilihan belum nih? Yuk pilih pasangan yang terbaik untuk Jawa Barat lebih baik! (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...