HomeCelotehTragedi Rusaknya ECG Papa

Tragedi Rusaknya ECG Papa

Kecil Besar

Papa the Series, Episode #2: “Dul, tidakkah kamu tahu kalau alat itu sedang rusak? Kabelnya hilang!”


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]D[/dropcap]ul, ketika Willem Einthoven (1860-1927) menciptakan elektrokardiograf (electrocardiograph/ECG), ia tentu bermaksud untuk menolong banyak orang. Setidaknya, alat ini membantu para petugas medis untuk melihat kondisi jantung pasien dan tentu tidak dipakai buat foto-foto atau bikin vlog.

Itu loh, sepupumu bikin papa kesal, tiap hari kerjaannya bikin vlog. Kayak ga ada kerjaan lain saja.

Kesalnya papa ini mungkin sama kayak kesalnya Einthoven kalau tahu alatnya dipakai buat main-main. Pernah dulu papa lihat ada yang pakai alat ECG itu buat main drama di kampus, kan papa jadi ngikutin – eh, maksudnya, papa jadi marah. Alat kesehatan kok dipakai buat drama dan lucu-lucuan.

Papa sekarang ini memang lagi bergantung banget sama alat ini. Keren lah pokoknya, kayak di sinetron-sinetron. Kalau tidak ada alat ini, kan dokter dan perawat jadi nggak tau kondisi papa sebenarnya kayak gimana – walaupun mereka emang nggak tau sih sebenernya kondisi papa ini kayak gimana, ha ha.

Makanya, ketika kemarin beredar foto papa yang lagi sakit di media sosial, papa berharap masyarakat tahu kebenarannya. Bahwa ECG itu lagi rusak, kabelnya hilang!

Tragedi Rusaknya ECG Papa

Kata dokter, ada yang ngerampok kabelnya buat dibawa ke Jalan Anggrek Neli. Buat rapat apa gitu katanya, papa juga bingung.

Papa jadi keder, alat ini kan sangat penting untuk menunjang posisi – eh maksudnya kesehatan papa. Mereka nggak tau ya kalau alat ini emang nggak boleh dipakai buat main-main. Pusing papa kalau mikirin ini, vertigo jadi kambuh.

Lagi pusing-pusingnya, eh dokternya datang dan bilang kalau papa diminta mundur – eh maksudnya keluar dari rumah sakit. Padahal papa kan lagi sakit. Dasar orang-orang tidak berperikemanusiaan!

Itulah, Dul, papa bingung sama republik ini. Walaupun sakit, papa masih sering lihat berita di TV. Saat orang-orang pada ribut tentang PKI, eh jenderal-jenderal malah ngeributin soal senjata ilegal. Mereka nggak tau ya kalau orang-orang kayak papa ini kerjanya super duper berat buat ngejagain republik ini dari KPK – eh maksudnya dari orang-orang yang tidak bermoral.

Sementara itu yang di Padang sana pidato tentang upaya menciptakan ideologi yang humanis. Hadeh, apa mereka nggak tau kalau papamu ini yang jagain Pakde-mu loh dari segala godaan-godaan dan penyimpangan. Tanpa papa, pasti Pakdemu jadi tambah pusing ngurusin rumah tangga.

Mau humanis kek, mau manis-manis kek, kalau nggak bener ya tetap nggak bener lah, gitu aja kok repot!

Jadi, papa minta kamu, tolong beritahu teman-temanmu. Foto papa itu asli dan papa lagi sakit beneran, titik! Itu alatnya nggak jalan karena kabelnya dirampok. Ini tragedi!

Daripada ribut-ributin papa, mending lihat itu ada perusahaan listrik plat merah yang mau dijual. Ributin itu aja lah. Okay?

Jaga kesehatanmu ya, Dul, akhir-akhir ini banyak yang sakit perut, kayak teman-teman papa di Pansus – itu loh duo pelawak zaman dulu: Topan dan Lesus. Jangan lupa, ECG-nya lagi rusak, bawain papa kabel baru!

Salam sayang,

 

Papa

(S13)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...

Jebakan Rindu Soeharto?

Demokrasi sudah 28 tahun berjalan, tapi foto Soeharto di sawah itu masih terus beredar di WhatsApp. Ekonom senior Ferry Latuhihin menyatakan menyesal ikut menjatuhkan Soeharto — dan Mahfud MD tidak mau meralat pernyataannya bahwa korupsi era reformasi "lebih gila" dari Orde Baru. Ada pertanyaan filosofis yang lebih dalam di balik semua ini: bukan siapa yang lebih baik, tapi mengapa negara yang lebih bebas justru terasa lebih tidak hadir?

Iron Cage Menteri PU

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkap pengalaman mengejutkan: ia "dipelonco" birokrasinya sendiri. Draft keputusan disodorkan sore hari saat ia kelelahan, pejabat "untouchable" mengabaikan instruksi, bahkan ASN muda pun berani menghina program prioritas presiden. Di kementerian dengan anggaran Rp118,5 triliun, “rayap” tidak takut pada menterinya.