HomeCelotehTommy Lagi Lupa Diri?

Tommy Lagi Lupa Diri?

Kecil Besar

Tommy Soeharto sekali lagi menyentil Jokowi mengenai jumlah utang yang menggunung. Lho, Tommy lagi lupa diri ya?


PinterPolitik.com

“Tapi mungkin, manusia terlalu angkuh dan sombong, hingga akhirnya lupa diri dan membuat fakta berjalan dengan distorsi, penuh manipulasi, dan seringkali iri hati.” ~ Cynthia Febrina

[dropcap]S[/dropcap]ebagai pendatang baru, Partai Berkarya memang mengejutkan banyak pihak karena mampu melalui verifikasi KPU, sehingga dinyatakan dapat bertanding di Pemilu Legislatif (Pileg) tahun depan. Orang yang paling bahagia dengan keberhasilan ini, tentu saja Tommy Soeharto yang tak lain adalah pendirinya.

Putra bungsu presiden kedua negara ini, sepertinya punya ambisi meneruskan keinginan bapaknya. Sebagai mantan putra mahkota Orde Baru, Tommy disinyalir sempat diharapkan Soeharto untuk menjadi penggantinya. Walau sang smiling general tersebut sudah tiada, namun sepertinya wasiat itu masih berusaha dipegang putranya.

Setelah berkali-kali gagal berlaga sebagai ketua umum di Partai Golkar, Tommy pun memutuskan membangun Partai Berkarya yang nyaris seperti kloning Golkar. Dengan partai besutannya sendiri, ia berharap citra sang ayah akan mampu menghipnotis masyarakat dan menjadikannya salah satu petinggi di negeri ini.

Tapi bagaimana cara supaya dapat perhatian? Sepertinya, Tommy belajar pada Fahri Hamzah dan Fadli Zon mengenai strategi ini. Apalagi kalau bukan dengan mengkritik pemerintah? Menyerang presiden yang berkuasa adalah cara mudah mendapatkan pemberitaan, apalagi “nilai berita” namanya juga menunjang untuk melakukannya.

Maka, setelah resmi akan bertarung di 2019 nanti, Tommy pun melancarkan kembali serangannya mengenai utang Indonesia yang semakin menumpuk itu pada Jokowi. Hmmm, kira-kira bijak ga ya, Tommy mengungkit-ungkit tentang utang? Kan bapaknya juga yang mengawalinya.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Bahkan sebagian utangnya, bukan untuk kesejahteraan rakyat, tapi kesejahteraan pribadi dan para kroni. Buktinya, dana Yayasan Supersemar saja sampai ikut ditilep segala. Waduuh, kenapa pake ungkit-ungkit itu sih, mungkinkah Tommy lagi lupa diri saking bahagianya bisa ikutan Pemilu nanti? Hmm.

Herannya lagi, Tommy juga menyatakan kalau pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia cuma bikin utang negara makin numpuk aja. Oh heelllooowww, Soeharto itu bangun negara emangnya pakai duit siapa ya? Ah, terserahlah. Kalau diingetin nanti jadi sasaran tembak lagi. Jangan-jangan, nanti pulang cuma tinggal nama lagi. Hadeeeuuh, apa jadinya negeri ini. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...