HomeCelotehTGB ‘Merengek’ Minta Nyapres?

TGB ‘Merengek’ Minta Nyapres?

”Kami yakin dan percaya, TGB mampu mengemban tugas menjadi pemimpin negara Indonesia tercinta.” ~ Koordinator Baret (Barisan Relawan), Wardiati.


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]da yang menarik usai Pidato Politik Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada akhir Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, Minggu 11 Maret kemarin.

Setelah video pidatonya diunggah dalam akun Facebook resmi DPD Partai Demokrat, mulai bermunculan beragam pendapat dari Warganet. Tapi kebanyakan dari yang mengisi kolom komentar hanya sedikit yang menyinggung isi pidato AHY. Loh kalau bukan isi pidatonya yang dikomentarin, apa dong yang ramai mereka komentarin?

Ternyata nih ya, setelah diperhatikan, hampir kebanyakan dari Warganet me-request nama seseorang untuk diusung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mereka meminta agar memilih Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai calon presiden atau wakil presiden pada 2019. Wadezig, permintaan macam apa pula ini?

Pidato Politik @agusyudhoyono sebagai Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat.

Posted by DPP Partai Demokrat on Sunday, 11 March 2018

Belakangan ini memang masif pemberitaan mengenai deklarasi Baret (Barisan Relawan) TGB di sejumlah daerah. Mereka menyerukan kepada SBY untuk meminang TGB agar dapat maju sebagai Capres dari Demokrat dalam Pilpres 2019. Loh kok, Warganet pada komentar seakan AHY gak ada? AHY ini anak dari yang empunya partai loh. Aya aya wae ah ini warganet.

Saat ini, Demokrat dalam posisi yang serba dilematis. Kalau saja tidak berhasil merapat ke koalisi pendukung Jokowi, pilihan rasionalnya adalah membentuk poros sendiri. Tapi masalahnya, apa iya AHY sudah cukup kapabel untuk diusung menjadi Capres? Di Pilkada DKI aja gagal loh dia. Ini mungkin yang jadi alasan TGB gencar mempromosikan dirinya.

Baca juga :  Kasino, Alternatif Enembe Cuci Uang?

Begitu masifnya komentar mengenai permintaan mengusung TGB tersebut, membuat kita semua bertanya-tanya. Ini yang komentar dalam video Pidato Politik AHY di akun Facebook DPD Partai Demokrat benar-benar akun asli atau kloningan sih? Wah, jangan-jangan buzzer ya. Ya demi bisa dicalonkan sebagai Capres dari Demokrat, gak apalah ya tebel muka sedikit hahaha.

- Advertisement -

Kalau mengikuti beragam komentar yang menginginkan TGB sebagai Capres dan AHY sebagai Cawapres, memang terdengar kurang realistis dalam pandangan SBY. Tapi kalau sebaliknya, sepertinya masih bisa dikompromikan. Tinggal memperhitungkan seberapa besar elektabilitas TGB dalam mendongkrak suara pemilih AHY. Tapi elektabilitas TGB kayaknya masih jauh panggang dari api nih. Terus gimana dong? (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...