HomeCelotehTerowongan Anti Banjir Jakarta

Terowongan Anti Banjir Jakarta

Kecil Besar

Gara-gara masih sering terbenam banjir, Presiden Jokowi menginstruksikan Gubernur DKI untuk meneruskan program terowongan anti banjir yang sempat direncanakannya dulu.


PinterPolitik.com

“Rumah ane kebanjiran Mak, gara-gara got mampet….”

[dropcap]L[/dropcap]agu “Kompor Mleduk” yang dinyanyikan biduan legendaris Betawi, Benyamin Sueb ini masih sering terngiang ketika Ibukota tengah diterpa hujan lebat. Sebab ujung-ujungnya, pasti laporan wilayah yang terbenam banjir akan kembali meramaikan jagad percakapan, baik di media sosial hingga grup-grup layanan pesan pendek.

Banjir di Jakarta sudah semacam tradisi, bencana ini setiap tahun pasti akan selalu menyambangi. Apalagi kalau hujannya tidak berhenti-henti, siap-siap aja diminta kerja bakti. Membersihkan saluran air sampai sungai dari onggokan sampah, juga sudah dilakukan berkali-kali. Tapi tetap saja, banjirnya akan selalu datang lagi.

Problem banjir memang sangat enak untuk dipolitisasi. Melemparkan kesalahan dan tanggung jawab kepada pendahulunya, juga jauh lebih enak lagi. Karena itulah masalah banjir susah diatasi, karena gubernur dan mantan gubernur jadi lebih sibuk saling tuding kesalahan daripada berupaya menyelesaikan persoalan.

Tapi masa iya mau begitu terus menerus? Karena yang jadi presiden sekarang adalah mantan gubernur Jakarta juga, akhirnya Jokowi pun buka suara. Katanya, ia sudah menginstruksikan agar Gubernur DKI melanjutkan program Jakarta Integrated Tunnel (JIT), yaitu terowongan air bawah tanah yang mampu mengurangi kelebihan air dari Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.

Permintaan ini pun ditanggapi baik oleh Wakil Gubernur Sandiaga Uno, apalagi selain mampu mengatasi banjir dan kemacetan, terowongan raksasa itu dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Wah, mantap betul ya! Apalagi pembangunannya pun akan diserahkan pada swasta, sehingga enggak akan membebani APBD DKI Jakarta.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Nah, kalau mantan gubernur dan gubernur Jakarta saat ini saling berkoordinasi kan warga Jakarta juga yang senang. Minimal punya harapan kalau suatu saat nanti, entah kapan, Jakarta enggak bakalan kebanjiran lagi.

Seolah enggak mau kalah, Pak Sutiyoso yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Pemprov juga meminta Anies-Sandi untuk meneruskan program penanggulangan banjir, bekerja sama dengan wilayah di sekitar Jakarta lainnya. Yah, banjir di Jakarta memang bukan permasalahan got mampet saja. Tapi bagaimana memampetkan terjangan air dari wilayah lain. Semoga saja terowongan anti banjirnya segera dibangun ya. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...