HomeCelotehTentara AS Di HUT TNI

Tentara AS Di HUT TNI

Kecil Besar

Tentara AS ikut nonton HUT TNI di Cilegon, para anggota Dewan pun repot. Dari menuding mereka mata-mata, hingga menyalahkan Jokowi yang menerapkan kebijakan bebas visa. Heran, para Kurawa otaknya negatif aja.


PinterPolitik.com

Bumi gonjang-ganjing….

[dropcap size=big]B[/dropcap]egitu juga di sebuah gedung parlemen, di mana para Kurawa bertahta. Gempar! Heboh luar biasa! Ada dua tentara kerajaan di luar Astina Pura tertangkap mata sedang memandang latihan para tentara Kurawa.

“Ini tidak boleh dibiarkan! Bisa jadi mereka mata-mata!” seru seseorang, berang.

“Kalau mereka mau nonton kenapa harus datang ke pinggir lapangan, kenapa mereka enggak ngintip dari pepohanan saja!” seru yang lainnya.

“Ini gara-gara Bhisma yang seenaknya membuka gerbang Astana, Bhisma memang kurang bijaksana!” gerutu Bang Zon yang langsung disambut pandangan heran semua orang dalam sidang.

Kenapa orang ini bisa masuk ke gedung mereka? Oh ya, mereka lupa kalau ternyata Bang Zon itu salah satu Kurawa juga sebenarnya. Cuma namanya sudah dibuat kekinian.

Anyway, sebenarnya Bang Zon sebal bin kesal karena enggak sempat selfie sama dua tentara itu. Lenyaplah kesempatannya pamer foto bareng tentara AS berambut pirang ala ala Chuck Norris di twitter(Baca juga: Panutan Fadli Dalam Selfie)

Tahu kan siapa Chuck Norris? Itu lho, bintang bela diri Amerika tempo doeloe. Yah, maklumin aja, Bang Zon itukan produk zaman baby boomer, cuma gayanya aja yang sok Mile-Nial.

Meski begitu, perkataan Bang Zon ditanggapi juga oleh Kurawa lainnya. Sehingga mereka berencana ingin mengajukan protes pada sang Bhisma.

Baca juga :  Kicepisme Pragmatis Politik

Namun setelah berhari-hari lamanya, aksi protes itu tidak juga terlaksana. Tentu saja Dursasana bingung, ini sebenarnya para Kurawa niat protes apa nggak sih?? Ternyata eh ternyata, para Kurawa mengaku tidak kuasa.

“Kader-kader saya banyak yang tercyduk Pandawa, Baginda. Bagaimana mungkin kami berani menghadapi Bhisma,” tangis salah seorang pejabat dari kompi kuning.

“Maafkan kami Baginda, Para Pandawa mengancam akan mengusut ulang kebijakan BLanja BlanjI kami. Kalau sang Bhisma tahu, bisa matilah kami ini,” jelas pejabat kompi merah, sambil sesegukan.

Lalu mendadak Bang Zon pun muncul lagi, “Kenapa sama Pandawa saja kalian takut, hah? Bilang saja kalau kalian udah enggak bisa belanja lagi, daya beli kalian turun. Bhisma harusnya tidak menutup mata dengan kenyataan dan penderitaan rakyatnya!” katanya lagi, dengan berapi-api.

Sementara, di mimbar kebesarannya. Destrarata hanya bisa diam saja, mungkin ia trauma karena pernah terkena lemparan bumerangnya sendiri. Apalagi, saat ini kerajaan juga sudah tidak bisa blanja-blanji lagi. Kekalahan perang berkali-kali, membuatnya benar-benar tongpes kali ini. (R24)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik?

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan kubu politiknya sempat mengungkapkan keinginannya untuk mencari menteri yang berusia muda dan cantik. Keinginan tersebut bisa saja berkaitan dengan...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...