HomeCelotehAS Takut Sama Moeldoko?

AS Takut Sama Moeldoko?

Kecil Besar

Setelah bertemu dengan Dubes AS, Moeldoko menegaskan kalau Kopassus sudah tidak diembargo lagi. Weh, hebat. AS takut sama Moeldoko?


PinterPolitik.com

“Seorang pemimpin adalah penjual mimpi.” ~ Napoleon Bonaparte

[dropcap]S[/dropcap]etelah 20 tahun lamanya, Amerika Serikat melakukan pembatasan kegiatan dengan Kopassus, TNI Angkatan Darat. Gara-garanya, pasukan khusus andalan Indonesia ini dituding telah melakukan kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM), baik di Timor Timur maupun Papua.

Negara adi daya ini memang kelakuannya sok sekali. Di negaranya sendiri aja, rasisme dan kejahatan HAM masih mengotori tangan mereka, kok bisa-bisanya “menghukum” angkatan bersenjata negara lain dengan tudingan HAM. Apakah mereka selama ini enggak berkaca ya?

Tapi biarin aja deh, itu urusan mereka. Lagi pula, angkatan bersenjata yang mereka elu-elukan itu, enggak seberapa kok kemampuannya sama TNI kita. Apalagi Kopassus. Mereka itu cuma  ngandelin persenjataan canggih aja sih, buktinya ikut perang di mana-mana juga kebanyakan kalahnya. Hmmm, ternyata enggak kayak di film-film ya.

Tapi bagi TNI, kerjasama dengan AS itu besar manfaatnya, karena mereka punya anggaran besar buat pelatihan militer negara lain. Nah, sebenarnya itulah yang diincar. Makanya, sejak awal para petinggi militer berusaha agar dana tersebut bisa cair lagi ke negara kita. Lumayan kan. Kopassus juga bakal tau senjata canggih apa yang dimiliki AS.

Herannya, setelah selalu gagal di tahun-tahun sebelumnya, baru-baru ini Kepala Staf Kepresidenan (KSK) Moeldoko mengumumkan kalau embargo itu sudah resmi dicabut AS. Pernyataan itu keluar setelah ia didatangi Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph Donovan, beberapa waktu lalu.

Sang Dubes meminta agar TNI dapat melakukan latihan bersama dengan AS, termasuk Kopassus. Hmmm tapi pertanyaannya, kok disampaikannya ke Moeldoko ya? Apakah ini merupakan kelanjutan pembicaraan antara Panglima TNI Hadi Cahyono dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis lalu?

Walau Panglima Hadi sudah mengatakan TNI akan latihan bersama dengan AS, namun mengenai embargo terhadap Kopassus belum ada pernyataan yang gamblang saat itu. Nah, pas Dubes Donovan bertemu dengan Moeldoko, barulah keluar kepastian kalau AS bersedia menarik embargo itu. Apakah ini berarti AS takut sama Moeldoko? (R24)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...