HomeCelotehSyarif Hasan Buat Keki PKS?

Syarif Hasan Buat Keki PKS?

Kecil Besar

“Jangan terlalu banyak membuat janji, karena janji adalah belati hidup yang siap menikammu.”


PinterPolitik.com

[dropcap]W[/dropcap]akil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan beberapa hari lalu berusaha menjadi makcomblang Prabowo Subianto. Tidak perlu menunggu lama, sekeluarnya Syarif dari kediaman Prabowo, ia langsung memberikan kabar baik.

Usaha makcomblang Syarief Hasan berbuah hasil, Prabowo siap berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mau berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Cucok deh kalau ini sudah menjadi kepastian. Tapi gimana tuh dengan PKS? Nggak ngambek apa? Hmmm, tapi Prabowo gak ingat apa, kemarin kan AHY kalah di Pilkada DKI Jakarta. Hmmm, mungkin Prabowo sedang lelah gengs.

Nah-nah, bicara soal PKS, ini ada kabar dari anggota Majelis Syuro, Tifatul Sembiring, yang menyebutkan partainya tetap memperjuangkan kadernya sebagai cawapres untuk Prabowo Subianto. Dia mengingatkan perjanjian awal antara Gerindra dengan PKS untuk penjajakan koalisi Pilpres 2019.

Alah mamake, ini bagaimana? Benarkan Prabowo sedang lelah jadi main sepakat aja gitu sama Demokrat? Untung yang ditawarin itu AHY. Coba yang ditawarin untuk jadi pasangan Prabowo itu Mpok Ati, bakal nangis kader Partai Gerindra coy ahahaha.

Tifatul berkata dengan tegas dan lantang. Lantangnya tuh seperti orang berpidato gak pake mic doang, tapi dia ngomong pake toa didepan mic gengs. Kebayang nggak tuh gimana menggelegarnya?

Tuntutanya PKS itu bukan sebagai pelengkap dalam Pilpres 2019 saja. Maka, posisi cawapres untuk kadernya tak bisa ditawar!

Dia juga bilang kalau hanya sebatas mendukung tanpa mengusung calon dari kader, maka PKS lebih baik tak berkoalisi dengan Gerindra. Meskipun demikian, ia yakin Prabowo masih berkomitmen berkoalisi dengan PKS. Ah masa?

Alah seram sekali gengs, mungkin mereka lebih baik jalan masing-masing. Tapi so far, Pak Prabowo masih komitmen dengan PKS. Kalau dari PKS yang sudah ditawar-tawar dan menguat sebagai cawapres adalah Pak Aher.

Prabowo memang lagi di posisi sulit nih gengs. Sama juga dengan Jokowi, tidak berbeda jauh karena pusing mikirin pasangannya untuk lima tahun ke depan. Eh tapi itu juga kalo menang ya ahahaha. Kan dolar udah Rp 14.400 tuh. Yakin kepilih lagi?

Cemungud yah kalian, semoga lekas mendapat pasangan dan menuju ke pelaminan. Hehehe. Inget bray, otaknya jangan mikir pelaminan nikahan ya, ini bahas Pilpres bukan kawinan.

Nih mending baca ungkapan dari Maya Angelou biar kalian semua konsisten: “Keberanian adalah hal terpenting dari semua kebaikan karena tanpa keberanian, kamu tidak akan bisa pernah melakukan kebaikan terus menerus. Anda bisa saja melakukan kebaikan pada waktu yang tidak menentu, tapi tidak ada yang konsisten tanpa keberanian.”(G35)    

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...