HomeCelotehSandiaga Uno Idola Macan

Sandiaga Uno Idola Macan

Kecil Besar

“Saya ingin mulai dari PD Pasar Jaya harus kibarkan panji-panji keselamatan dan kesehatan kerja sehingga pasar di DKI bisa mencapai zero accident.” ~ Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.


PinterPolitik.com

[dropcap]W[/dropcap]alau sering becek dan banyak ojek, tapi hingga kini pasar tradisional masih tetap menjadi tempat favorit bagi para mama cantik alias Macan, sebagai tempat untuk menghamburkan uang. Soalnya, para Macan ini setiap harinya kan enggak hanya jadi ternak (penganter anak) tapi juga jadi Bu Sri (Babu Sehari).

Tapi sayangnya, kalau belanja di pasar tradisional itu uangnya enggak cuma habis buat belanja aja, tapi juga sering diambil copet. Kalau udah begini, biasanya yang merasa apes bukan hanya para Macan, tapi juga seluruh keluarga. Gimana enggak, gara-gara uang belanja hilang kan, dapur di rumah juga jadi gagal ngebul.

Meski begitu, kecopetan mungkin bisa diatasi dengan berbagai trik ya. Lha, kalau pasarnya yang ngebul alias kebakar kan, lebih repot lagi. Iya kalau kebakarannya pas lagi kosong, kalau lagi penuh gimana? Wuih, enggak kebayang kalau kebakaran pas lagi banyak Macan di dalamnya. Haduuh, jangan sampe deh.

Nah biar para Macan bisa lebih tenang berbelanja di pasar tradisional, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun membentuk sebuah tim yang akan menjamin keselamatan pasar. Satuan kerja itu namanya Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).

Target Bang Sandi sih supaya pasar di DKI bisa zero accident. Impian banget tuh kalau sampai terwujud. Sebagai efek dominonya, pasti akan membuat rasa aman dan nyaman bagi para Macan untuk semakin rajin berbelanja di Pasar. Akan lebih nyaman lagi sih, kalau para copet pun ikut dilarang memasuki pasar ya.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Kalau dipikir-pikir, upaya Bang Sandi ini OKE OCE banget ya. Enggak heran deh kalau saat ini, Bang Sandi jadi idola para Macan. Gimana enggak, gara-gara PKL boleh berjualan bebas di trotoar, para Macan kan enggak perlu jauh-jauh ke pasar “beneran”. Sekarang, pasar tradisional juga ada yang jagain, wah Bang Sandi emang keren banget. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...