HomeCelotehSandi Buat Anies Merana

Sandi Buat Anies Merana

Kecil Besar

Mengerjakan hal-hal hebat itu sulit, tapi memerintahkan hal-hal hebat lebih sulit lagi.


PinterPolitik.com

[dropcap]G[/dropcap]ini loh gengs, sebenarnya ane masih terngiang dengan ungkapan Fadli Zon yang katanya Prabowo itu tidak butuh pasangan yang mengejutkan untuk Pilpres di tahun 2019. Katanya Prabowo sendiri sudah cukup mengejutkan untuk kemenangannya di tahun depan. Uuuu, gokil enggak tuh?

Nah, kalau kalian sendiri kemarin dengar nama Sandiaga Uno yang jadi cawapresnya Prabowo, gimana, apa kalian enggak terkejut? Wkwkwk.

Kalau ane sih kemarin dengarnya tuh sampai pingsan dan tertidur. Nah dalam tidur itu ane mimpi lagi nonton tv sembari lihat deklarasi Prabowo, eh ternyata ane malah pingsan lagi di dalam mimpi itu! Edan enggak tuh gengs. Hahaha.

Mungkin nih gengs, Prabowo sedang pusing sampai akhirnya harus milih Sandi jadi cawapres. Sebab lawanya Prabowo itu Jokowi-Ma’ruf Amin. Wakakaka, kalau ane di posisi Prabowo juga kaga dah, masa Ulama senior dilawan sama Ulama yang lebih muda. Nanti dikira adu domba lagi huft.

Kalau menurut redaksi PinterPolitik, mengapa Prabowo memilih Sandi dibanding yang lain adalah karena Sandi dapat dikatakan sebagai sosok yang Nasionalis Agamis dan Insan Bisnis atau disingkat NASAIN. Gimana nih menurut kalian?

Oh iya gengs, tapi di luar itu semua, ane sih cukup salut deh sama Anies Baswedan karena harus mengikhlaskan wakilnya itu maju sebagai cawapresnya Prabowo, uluh-uluh. Kalau kata orang-orang, berat loh ikhlas itu. Wkwkwkw.

Padahal dua bulan belakangan ini justru nama Anies santer sekali loh terdengar kalau ia adalah sosok yang netral dan memiliki elektabiltas yang tinggi. Bahkan Sandi sempat mengakui bahwa Anies sempat masuk bursa cawapres dari Partai Gerindra. Weleh-weleh.

Sandi juga sempat menceritakan, pada awalnya Prabowo menetapkan pilihan utama kepada rekan politiknya itu. Namun, Anies menolak pinangan tersebut. Katanya sih Anies mengatakan akan fokus di Jakarta. Ah masa sih pak, bukan nutup-nutupin aja nih? Wkwkwk.

Penolakan itu disampaikan secara pribadi, ketika Sandi diundang untuk duduk bersama dengan Anies dan Prabowo. Kepada kedua politikus senior Partai Gerindra itu, Anies berkata ingin menuntaskan rencana dan janji-janjinya untuk warga Jakarta.

Baca juga :  Anies dan Koleksi Pion Riyadh

Widih, jadi enggak ada dusta nih ya di antara kalian berdua? Ahaha, dari hasil diskusi dan konsultasi dengan Anies, akhirnya diputuskan lah Sandi untuk mundur dari jabatan Wakil Gubernur dan melepas posisinya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Asli, ini demi rakyat, demi cawapres atau demi bisnis nih Bang Sandi? Ehehehe.

Nah kalau menurut kalian, apakah kisah diskusi itu nyata? Atau hanya kiasan saja? Hahaha. Intinya gengs, siapapun kandidat Pilpres di tahun depan kita harus tetap fokus sama visi misinya, bukan sama sosoknya saja.

Setelah mereka semua terpilih, kita harus tetap fokus untuk memantau apa yang telah mereka janjikan untuk Indonesia di lima tahun ke depan. Gimana, sepakat kan gengs? (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...