HomeCelotehRupiah Lemah, Sri Diserbu DPR

Rupiah Lemah, Sri Diserbu DPR

Kecil Besar

“Pembajakan yang terus-menerus sudah lama. Pemain besar yang harus diselesaikan, bukan yang jualan di trotoar.” ~ Joko Widodo


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]PR menggelar agenda rapat paripurna pembahasan RAPBN 2019 pada Selasa siang, bukan petang, apalagi malam. Kalau malam bukan sidang Paripurna namanya, melainkan sidangnya para hansip dan aktivis RW. Hahahahha.

Dalam sidang Paripurna tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah, yakni Kementerian Keuangan alias menteri buronannya Rizal Ramli. Wkwkwk.

Ketika rapat baru dimulai, ada interupsi dari sejumlah anggota dewan yang berasal dari fraksi partai oposisi Jokowi. Interupsi itu ditujukan langsung untuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Alhasil gengs, interupsi itu berhasil membuat perasaan Jeng Sri jadi dag dig dug seer. Wkwkwk.

Interupsi pertama dari anggota Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo yang membuat hati Jeng Sri ser-seran. Bambang menyorot  kurs rupiah yang kini mendekati Rp 15.000 per dolar AS.

Bambang juga bilang, kenapa sih presiden selalu menyebut penyebab persoalan ini adalah karena dolar AS yang menguat dan juga terjadi di beberapa negara? Memang benar, ada pengaruhnya di beberapa negara, tapi kondisi yang dialami Indonesia adalah yang terparah ya? Weleh-weleh.

Pak Bambang lahir dimana sih? Kayak gini kok kaget, Indonesia kan negara yang “paling-paling” pak. Contohnya negara yang paling luas lautannya, negara yang paling beragam budayanya, juga negara yang paling korup di dunia. Buktinya teman-teman Pak Bambang banyak tuh yang menginap di Lapas. Masalah dolar aja kok repot pak. Ckckck.

Gimana gengs, apa kalian mau ikut-ikut Bambang yang shock lihat dolar naik? Kalau eyke mah woles aja selama harga es kepal Mil* masih terjangkau. Wkwkwkw.

Eits sebentar gengs, yang kayak Pak Bambang di DPR ternyata enggak cuman satu. Ada juga nih  Michael Wattimena dari Fraksi Partai Demokrat, yang berusaha mengingatkan Jeng Sri akan bahaya krisis ekonomi seperti tahun 1998 silam gengs.

Waduh, Michael sok-sokan mau ingetin Jeng Sri gengs. Memangnya Jeng Sri ini terkena amnesia sehingga harus diingetin gitu? Ckckck.

Intinya gini gengs, orang-orang yang ngakunya nasionalis tapi selalu bilang rupiah itu lemah! Eh bossque, rupiah itu tidak pernah lemah, cuma dolar AS aja yang terlalu kuat. Wkwkwk.

Gimana gengs menurut kalian? Apa masih yakin kalau Jeng Sri itu Menteri Keuangan yang gagal? Ckckck, kasihan Jeng Sri, sudah mau habis jadi menteri bukan dipuji malah diuji. Share on X(G35)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...