HomeFokus BUMNPT Pindad Gandeng Perusahaan Ukraina Kembangkan Ranpur Terbaru

PT Pindad Gandeng Perusahaan Ukraina Kembangkan Ranpur Terbaru

PT Pindad (Persero) terus mengembangkan industri peralatan militer terbaik, salah satunya adalah pembuatan kendaraan tempur (ranpur) terbaru.  Perusahaan pelat merah bidang industri militer itu menggandeng perusahaan asal Ukraina, Practica yang terkenal karena kemampuannya dalam menciptakan ranpur tangguh kelas dunia.


PinterPolitik.com

Penandatanganan kerjasama dilakukan Direktur Utama Pindad, Abraham Mose dengan Development Director Practica, DR. Yulia Vysotska disaksikan oleh Wakil Menteri Pertahanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, Duta Besar RI untuk Ukraina, Armenia dan Georgia, Yuddy Chrisnandi, dan Dirtekindhan Kemhan Laksma TNI Sriyanto.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Sakti Wahyu Trenggono berharap Pindad serius melaksanakan rencananya untuk mampu membuat ranpur dengan kualifikasi yang mampu bersaing di pasar global.

“Saya akan kawal implementasinya, karena ini bagian dari misi presiden agar industri pertahanan bisa memproduksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara mandiri,” ujarnya dalam sebuah keterangan resmi, Sabtu (8/2).

Usai penandatanganan kerjasama, Wamenhan juga mendapatkan kesempatan melakukan uji coba kekuatan dengan menggunakan senjata api terhadap bahan pembuatan ranpur, yaitu berupa plat baja dan kaca anti peluru.

Setelah itu dilanjutkan dengan uji coba mengendarai ranpur Kozak II di jalan raya untuk memastikan kecepatan dan suspensi. “Ranpur ini layak dikembangkan untuk tentara kita. Semoga Pindad sudah bisa datangkan satu unit untuk acara parade di HUT TNI pada Oktober mendatang,” kata Sakti.

Sementara Direktur Utama Pindad, Abraham Mose menambahkan ruang lingkup dari kerjasama dengan Practica dalam rangka produksi dan pengembangan berbagai kendaraan jenis 4×4  dan modernisasi kendaraan tempur yang akan didiskusikan kemudian.

“Nanti akan ada pembentukan tim koresponden dari kedua belah pihak untuk mempelajari kemampuan dan kesiapan para pihak terkait berbagai proyek yang akan disepakati berdasarkan MoU. Selain itu akan ada pertukaran informasi teknis dan bisnis terkait tujuan kerja sama,” imbuhnya.

Baca juga :  Tiongkok Harusnya Ikut Perang Ukraina?
- Advertisement -

Practica merupakan perusahaan industri pertahanan swasta dalam bidang kendaraan tempur di Ukraina yang berdiri pada tahun 1993. Practica juga merupakan anggota pendiri League of Defense Companies di Ukraina – suatu organisasi yang menyatukan manufaktur industri pertahanan swasta di Ukraina.

Practica telah mengirimkan lebih dari 200 jenis kendaraan ranpur terbaiknya untuk kepentingan militer dan kepolisan dalam negeri mereka. Mereka juga telah mengekspor ratusan ranpur ke berbagai negara di dunia. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

#Trending Article

Maaf, Jokowi Bukan King Maker

Berbagai pengamat politik, seperti Burhanuddin Muhtadi, menilai Presiden Jokowi dapat menjadi king maker di Pilpres 2024. Namun, harapan itu sepertinya keliru dan terlalu melebih-lebihkan...

Bukan PKS, Kenapa PKB Pilih Gerindra?

Meskipun sama-sama partai Islam, koalisi PKB dan PKS justru kandas di tengah jalan. Lantas, mengapa PKB berkoalisi dengan Partai Gerindra yang merupakan partai nasionalis?  PinterPolitik.com Di...

Luhut dan Ekonomi Orang Kaya

Persoalan ekonomi kini menjadi pekerjaan rumah yang tengah dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, di tengah ancaman krisis yang mengancam, Menko Marves Luhut...

Tinggalkan Megawati, Jokowi Dirikan Partai?

Musra Relawan Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan rekomendasi nama capres kepada Presiden Jokowi secara tertutup. Rekomendasi itu akan diumumkan pada pertengahan 2023. Sama dengan...

Perang Ukraina Hancurkan Mimpi Xi Jinping?

Perang Rusia-Ukraina hingga saat ini masih berlangsung. Sebagai negara yang sangat dekat dengan Rusia, publik menyoroti dampaknya pada Tiongkok. Apakah perang ini membawa keuntungan? Atau justru menyakiti Xi Jinping?

Kereta Cepat Jokowi Dibiarkan Mangkrak?

Kereta cepat Jakarta-Bandung yang digadang jadi salah satu proyek mercusuar pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak kian rumit penyelesaiannya. Lantas, mengapa itu bisa terjadi?...

Sehebat Apa Jusuf Kalla?

Jusuf Kalla (JK) disebut mencoba menduetkan Anies Baswedan dengan Puan Maharani di Pilpres 2024. Mampukah JK melobi partai-partai politik, khususnya PDIP untuk mengusung Anies?...

Timor Leste, Warisan Politik Jokowi?

Pemerintahan Jokowi memberikan dukungan agar Timor Leste jadi anggota ASEAN. Apakah Timor Leste jadi warisan politik Jokowi?

More Stories

Erick Thohir Pastikan 4,7 Juta Masker Telah Didistribusikan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan 4,7 juta masker yang diproduksi oleh perusahaan pelat merah, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah...

BUMN akan Bangun RS Darurat Corona di Daerah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan jajarannya untuk membangun Rumah Sakit Darurat Corona di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan...

BUMN Back Up Sepenuhnya RS Darurat Covid-19

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Erick Thohir  menjamin RS Darurat Penangan Covid-19 siap beroperasi  pada Senin (23/3). BUMN sepenuhnya siap back up kebutuhan...