HomeCelotehPrabowo ASYIK di Jawa Barat

Prabowo ASYIK di Jawa Barat

Kecil Besar

“Saya juga besar di Jawa Barat. Waktu jadi prajurit hampir bisa dikatakan seluruh pengabdian di Jawa Barat. Saya dulu di Pasukan Kujang. Sekolah militer di Jawa Barat. Jadi saya punya utang sama masyarakat Jawa Barat.” ~ Prabowo Subianto.


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]yo siapa di sini yang fans beratnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto? Kabar gembira nih untuk kalian warga Jawa Barat, saat Kampanye Pilkada nanti kalian nanti bisa ketemu langsung loh dengan si doi.

Karna Prabowo baru aja menegaskan akan ‘turun gunung’ membantu pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu dari koalisi ASYIK (Gerindra, PKS, PAN) di Pilkada Jawa Barat 2018. Siapin smartphone kalian ya guys untuk photo bareng. Sapa tau jodoh, bisa ketemu di lokasi. Terus jepret-jepret deh.

Prabowo seperti gak mau kalah dengan langkah Mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yang ‘turun gunung’ untuk Pilkada Jawa Timur. Toh politik eksistensi tetap harus ada menjelang Pilpres 2019 nanti. Ya kali mo nyapres tapi ga pernah eksis di publik.

Kalau ada kesempatan eksis diliput media secara intens hingga Pilpres, kan ok banget tuh. Emangnya anak milenial yang eksisnya cuma bisa di sosmed. Ga level lah ya. Prabowo sih mainnya langsung ke lapangan. Maklum, kan mantan Danjen Koppassus. Keren abis emang Prabowo.

Nah pertanyaannya, kira-kira popularitas Prabowo bisa gak nih buat dongkrak suara para pendukung Sudrajat-Ahmad Syaikhu nanti di Jawa Barat? Bisa iya, bisa juga gak loh. Kenapa? Bukannya ragu sih, tapi eh tapi Jawa Barat itu wilayahnya luas banget.

Ada enam wilayah basis suara pemilih di Jawa barat. Yakin nih, Prabowo bisa cukup punya pengaruh di enam lokasi itu? Wilayah-wilayah itu ada di Bandung Raya; Priangan Timur; Priangan Barat; Pantura; Cirebon Raya; serta wilayah Suburban DKI Jakarta.

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'

Nah, baru keliatan kan kalau Jawa Barat guede banget. Yakin nih bisa ngalahin kandidat lain dengan figur Prabowo? Ya gampang-gampang susah sih. Toh faktor memilihnya seseorang itu bisa berbeda-beda. Apa lagi ditambah wilayah pemilihan yang luas ajib kayak Jawa barat ini.

Alasan memilih Paslon itu, bisa karna visi-misi Pasangan Calon (Paslon), atau bahan faktor idola. Semacam ego, dimana ada Pak Prabowo, di situ saya nyoblos paslonnya. Asal jangan cap cip cup kancing aja pas nyonblosnya, nanti meleset ke paslon lain loh. Hahaha. Terus kamu tipe pemilih yang mana guys? (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...