HomeCelotehPasangan Alternatif, AHY-TGB?

Pasangan Alternatif, AHY-TGB?

Kecil Besar

Walau sadar tidak bisa mengusung calon presiden sendirian, namun Demokrat sepertinya tertarik menghadirkan capres alternatif. Siapa tuh?


PinterPolitik.com

“Politik adalah seni dari segala kemungkinan, pencapaian hasilnya adalah seni yang terbaik berikutnya.” ~ Otto von Bismarck

[dropcap]D[/dropcap]ari hasil berbagai survei, salah satunya Polmark dan Indo Barometer, terlihat kalau kemungkinan akan adanya calon presiden alternatif sangat terbuka lebar. Jadi bisa aja di Pilpres tahun depan yang terpilih bukan lagi Jokowi atau Prabowo Subianto, tapi tokoh lain. Hmmm, kira-kira siapa ya yang bisa menyaingi keduanya?

Nah adanya kemungkinan ini, tentu dilihat sebagai peluang tersendiri bagi parpol yang masih senang main di tengah-tengah aja. Siapa lagi kalau bukan Demokrat. Setelah punya komandan pemenangan, Demokrat bisa saja membuka peluang adanya poros baru. Kira-kira siapa yang bakal digandeng ya? Apakah partai besan, yaitu PAN?

Kalau mau mengarah pada generasi milenials, mungkin nama Agus Harimurti Yudhono (AHY) sudah bisa diterima. Tapi bagaimana dengan generasi sebelumnya? Secara elektabilitas dari berbagai survei, peringkat AHY memang enggak bisa dibilang rendah sih. Bagaimana pun, pamornya sudah mulai terbentuk setelah rajin blusukan.

Tapi apakah sosoknya sudah cukup kuat untuk menantang para senior? Seperti kata Otto di atas, segala sesuatu mungkin saja terjadi di politik. Anies Baswedan yang sebelumnya hanya underdog di Pilkada DKI aja, tiba-tiba bisa lolos jadi jawara Jakarta kok. Sekarang kan tinggal gimana trik-nya saja, mau lurus atau belok? Upps!

Selain AHY, Demokrat juga sebenarnya punya mutiara hitam lain yang tak kalah berharga lho, asalnya dari Timur Indonesia, walau provinsinya bernama Nusa Tenggara Barat. Dialah Zainul Majdi alias Tuanku Guru Bajang (TGB) yang kini menjabat sebagai Gubernur. Belakangan namanya pun ikut digadang-gadang untuk disandingkan dengan Jokowi.

Sebagai kader Demokrat, masa iya TGB mau “melangkahi” sang putra mahkota? Tentu tidak dong ya, kecuali kalau mau berkhianat dari partainya, seperti Emil Dardak. Tetapi, sebenarnya akan jauh lebih apik bila AHY dan TGB bisa disatukan sebagai poros baru segar bagi para milenials. Hmmm, kira-kira pasangan ini menjanjikan ga ya? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...