HomeCelotehMUI Jangan Bikin Bingung!

MUI Jangan Bikin Bingung!

Indonesia sedang mengalami Kejadian Luar Biasa terkait wabah difteri, namun MUI malah membuat bingung dengan mengatakan Imunisasi Difteri belum halal.


PinterPolitik.com

“Makanya dalam fatwa ini, hukumnya dibolehkan, bukan dihalalkan. Pemberian vaksin imunisasi ini al-Dlarurat dan al Hajat, kalau tidak diimunisasi, akibatnya itu bisa lumpuh, cacat atau meninggal.”

[dropcap]P[/dropcap]ernyataan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Huzaemah Tahido Yanggo ini sepertinya yang harus disebarluaskan media, bukannya pernyataan Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi yang mengatakan kalau MUI belum menerbitkan sertifikat halal untuk vaksin.

Mengapa begitu? Karena pernyataan tersebut bila tidak diikuti dengan keterangan tambahan, akan membuat permasalahan imunisasi difteri semakin rumit dan mumet. Bayangkan saja, hingga November ini sudah 32 orang anak yang meninggal akibat terjangkit difteri cuma gara-gara orangtuanya pikir imunisasi itu tidak halal.

Di Indonesia, urusan halal haram memang kerap bikin ribet. Enggak heran kalau MUI menjadikan ajang sertifikasi halal sebagai tambahan nafkah. Padahal, kalau saja MUI tegas mengatakan imunisasi diperbolehkan karena menyangkut hajat hidup seseorang, mungkin Difteri tidak akan mewabah setingkat Kejadian Luar Biasa (KLB) begini.

Lucunya lagi, walau Indonesia merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar, namun hanya sedikit saja yang memahami, bahwa bila dalam keadaan terpaksa sekali – misalnya menyangkut nyawa, maka Allah SWT akan mengampunkannya. Enggak percaya? Cobalah tengok surah Al-Maidah (3), Al An’am (119), Al Baqarah (195), dan An Nahl (106). Jangan Al Maidah (51) doang dong!

Orangtua juga seharusnya berpikir yang terbaik bagi anaknya, jangan hanya karena merasa diri ingin suci dengan menjauhkan yang haram, nyawa anak sendiri dikorbankan. Kalau Allah SWT saja mengampunkan seseorang yang terpaksa menggunakan sesuatu yang haram demi kemaslahatan umat-Nya, mengapa orangtua tidak bisa pada anak kandungnya?

Sikap MUI yang masih mempermasalahlah sertifikasi halal haram imunisasi inilah yang kerap membuat masyarakat salah paham. Minimnya pengetahuan agama masyarakat dan rendahnya kesadaran para alim ulama untuk meluruskan permasalahan imunisasi, pada akhirnya membuat sibuk negara dan hilangnya nyawa manusia.

Jadi bagi mereka yang masih saja sibuk menghindari imunisasi Difteri, berpikirlah, bahwa suatu hari nanti, Allah SWT akan mempertanyakan tanggung jawab nyawa anak-anak yang telah dititipkan, namun tersia-siakan hanya karena masalahan kesucian diri sendiri. Bagaimana Anda akan menjawabnya? Mari buka mata hati kita. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...