HomeCelotehMenteri Susi, Ekspor Ikan Turun!

Menteri Susi, Ekspor Ikan Turun!

Polemik mengenai penenggelaman kapal yang terjadi antara dua menteri di kabinetnya, ditanggapi santai oleh Jokowi. Menurutnya, semua kebijakan menteri itu benar. Lho, maksudnya apa ya?


PinterPolitik.com

“Semua kebijakan itu pasti untuk kebaikan negara. Pasti untuk kebaikan rakyat. Tiap menteri pasti memiliki kebijakan dan kebijakan itu untuk kebaikan. Enggak ada yang untuk kejelekkan enggak ada. Semua saya dukung.”

[dropcap]M[/dropcap]enanggapi debat pendapat antara kedua menterinya, yaitu Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Presiden Jokowi ternyata menanggapinya dengan cara yang santai – seperti  biasanya, dan sebenarnya membuat orang jadi kebingungan.

Mengapa? Karena dalam komentarnya di atas, Jokowi sama sekali enggan menyatakan pendapat siapa yang benar, Luhut atau Susi? Jadi sebenarnya boleh tidak menenggelam kapal? Apalagi Wakil Presiden Jusuf Kalla sendiri sudah menyatakan kesepakatannya dengan Luhut. Jadi gimana sebenarnya Pak Presiden?

Alih-alih membuat keruh dengan memihak salah satunya, Jokowi menerangkan kalau Menteri Susi sebaiknya mulai fokus pada industri pengolahan ikan. Soalnya di tahun ini, ternyata ekspor dari pengolahan ikan mengalami penurunan. Bila ekspor turun, pendapatan negara otomatis ikut turun dong?

Jadi sebenarnya permasalahannya sesederhana itu toh, lalu mengapa Pak Luhut dan Pak JK pake ngelarang Bu Susi main bom segala ya? Apa mungkin, mungkin lho ini ya, Menteri Susi selama ini terlalu asyik nangkapin para nelayan ilegal dan ngebom kapal-kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia?

Hmm, kalau dilihat dari prestasinya menenggelamkan kapal-kapal yang santernya sampai ke seluruh dunia. Bahkan mendapat pujian dari aktor keren Amerika, Leonardo Dicaprio dan dikenali secara langsung oleh Pangeran Charles dari Inggris, tentu prestasinya menenggelamkan kapal bukan main-main. Dunia aja sampai heboh begitu!

Baca juga :  Erdoğan, Anak ‘Nakal’ di NATO?
- Advertisement -

Tapi eh tapi, memang ada baiknya sih bagi Menteri Susi untuk sama berprestasinya di bidang perikanan yang lain. Ya, seperti industri pengolahan ikan itu lho, Bu, misalnya. Apakah selama ini ibu cuekin, karena kesal kebijakan melarang cantrangnya di protes keras oleh para nelayan? Hmmm, mungkin memang ada baiknya ibu dengerin anjuran Pak Jokowi ya, daripada didepak dari kursinya. Haduh!  (R24)

spot_img

#Trending Article

Jaksa Agung, Terobosan atau Cari Perhatian?

Jaksa Agung ST Burhanuddin akan menerbitkan surat edaran (SE) untuk melarang terdakwa di persidangan tiba-tiba mendadak religius dengan menggunakan atribut keagamaan. Apakah ini sebuah...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Jika Andika Hadapi Invasi IKN

Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto sebut IKN Nusantara rentan bila kena invasi. Sementara, Panglima TNI Andika sebut alutsista masih kurang.

Erdoğan, Anak ‘Nakal’ di NATO?

Meski Amerika Serikat (AS) dukung bergabungnya Finlandia & Swedia ke NATO, Erdoğan di Turki bersikeras menolak. Apa Turki anak 'nakal' NATO?

Gibran Pilih Ganjar atau Jokowi?

Presiden Jokowi sudah memperbolehkan tidak menggunakan masker di area terbuka. Menariknya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka justru meminta tidak terburu-buru dan masih menunggu...

Cak Imin Belah Dua NU?

Dalam akun Instagram @cakiminnow, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sempat mengunggah kaos bertuliskan “Warga NU Kultural Wajib ber-PKB, Struktural, Sakarepmu!”. Apakah...

Puan Maharani Melawan Takdir?

Ketua DPR RI Puan Maharani sebut karier politiknya bisa seperti sekarang bukan karena semata cucu Soekarno. Apa Puan melawan takdir?

Ada Apa dengan Puan dan Mikrofon?

Ketua DPR RI Puan Maharani dikabarkan kembali matikan mikrofon ketika terjadi interupsi. Kali ini, giliran politikus PKS bernama Amin AK.

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...