HomeCelotehMaha Karya Donald Trump

Maha Karya Donald Trump

Kecil Besar

Keanehan Donald Trump belum habis-habis sampai sekarang. Terakhir, dia berhasil melelang ‘lukisan’nya dengan harga $16.000! Kalau melihat-lihat ‘lukisan’nya itu, yang aneh Trump atau yang membelinya, ya?


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]K[/dropcap]arya ‘lukisan’ atau yang lebih tepat disebut sketsa buatan Donald Trump tersebut dimaksudkan sebagai Empire State Building. Akan tetapi, desain minimalis dan apa adanya membuatnya tak terlihat demikian. Yang penting, maksudnya Trump begitu lah, ya.

Karya tersebut sepertinya memiliki nilai artistik yang begitu tinggi, tak hanya bagi Trump yang narsis, tapi juga bagi orang lain. Buktinya, harga setinggi $16.000 (lebih dari 200 juta rupiah) rela dikeluarkan untuk membawa pulang karya tersebut.

Angka yang begitu fantastis di Indonesia, kan? Nominal segitu sudah bisa membayar uang sekolah anak dari TK sampai kuliah. Ya jangankan di sini, di Amrik sana juga angka yang fantastis kok.

Pertanyaannya, apa alasan si pembeli begitu berani membeli mahal karya yang bagi banyak orang konyol? Walaupun si pembeli memilih anonim, saya punya pendapat dan prakiraan sendiri.

Pertama, dia adalah investor ulung. Dia tahu, cepat atau lambat Trump akan menjadi legenda Amerika Serikat, tak hanya jadi presiden biasa-biasa saja. Entah, legenda sebagai presiden ter-apa, pokoknya legenda. Makanya, harga segitu dia jabanin karena nanti pasti naik drastis kok.

Kedua, dia adalah pemerhati seni. Bisa jadi dia mengerti bagaimana Trump menuangkan emosi terdalamnya dalam karya ini. Mungkin dia ingin menambah koleksi ‘lukisan’nya dan menempatkan karya Trump ini dalam kuratorial ‘Senandika Presiden Kita’.

Ketiga, harga belasan ribu dollar itu masih lebih murah ketimbang karya Donald Trump lainnya. Ya, Donald Trump pernah menjual karyanya yang lain dengan harga lebih mahal: $29.000!!!

Berbeda dengan karyanya yang satu ini, karya sebelumnya mungkin terlihat lebih kompleks. Ia ingin menceritakan romantismenya dengan Manhattan, tercermin dari banyaknya gedung yang ia lukiskan di sana. Pantas saja lebih mahal, gambar gedungnya kan lebih banyak.

Nah, ada gak orang Indonesia yang mau beli karya Trump yang lain? Atau mungkin DPR mau beli untuk koleksi museumnya? Atau kamu yang mau? (R17)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Mengejar Industri 4.0

Revolusi industri keempat sudah ada di depan mata. Seberapa siapkah Indonesia? PinterPolitik.com “Perubahan terjadi dengan sangat mendasar dalam sejarah manusia. Tidak pernah ada masa penuh dengan...

Jokowi dan Nestapa Orangutan

Praktik semena-mena kepada orangutan mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. Di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), praktik-praktik itu terus...

Indonesia, Jembatan Dua Korea

Korea Utara dikabarkan telah berkomitmen melakukan denuklirisasi untuk meredam ketegangan di Semenanjung Korea. Melihat sejarah kedekatan, apakah ada peran Indonesia? PinterPolitik.com Konflik di Semenanjung Korea antara...