HomeCelotehKombo Ma'ruf dan Habib Rizieq

Kombo Ma’ruf dan Habib Rizieq

Kecil Besar

“Hanya individu itu dan Tuhan yang tahu ketulusan di lubuk hati.”


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]ungkinkah seragam putih Jokowi di Pilpres kali ini dipersiapkan untuk menyambut dan menyesuaikan dengan warna pakaian Habib Rizieq Sihab? Apakah ada kemungkinan Rizieq diminta koalisi Jokowi untuk melebur demi memenangkan Pilpres di tahun depan?

Hmmm, terlihat mustahil memang gengs, tapi kayaknya tidak ada yang tidak mungkin deh di dalam politik. Apalagi politik di Indonesia. Wkwkwk.

Kabarnya nih gengs, cawapres Jokowi, Ma’ruf Amin akan bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibada haji dan ada kemungkinan Ma’ruf akan bertemu serta bicara soal pertemuannya dengan Rizieq yang kini masih berada di Arab Saudi. Weleh-weleh.

Eyke jadi keinget ungkapan Rizieq tentang Jokowi yang bilang: “Presiden goblok, menteri agamannya sesat kurang ajar, korinya dajal, istananya menjadi istana Iblis.”

Nah-nah, ngeri ya gengs kata-katanya. Kabarnya sih ungkapan itu ditujukan Rizieq kepada pemerintahan Jokowi karena sikap pemerintah yang menurutnya tidak mengerti agama. Weleh-weleh.

Apa yakin gengs kalau seperti itu Rizieq mau bergabung mendukung kolaisi Jokowi? Ahahaha.

Memang sih ketegangan pemerintah dan kelompok FPI saaat ini sudah semakin mereda. Sudah terhitung satu tahun lebih Rizieq berada di Saudi, dan pemerintah melalui pihak Kepolisian sudah menggugurkan beberapa kasus yang melibatkannya. Begitupun Rizieq juga sudah memberikan ucapan terima kasih pada pemerintah karena sudah memberikan kebijakan tersebut untuk dirinya.

Apakah ini sebuah pertanda gengs, bahwa akan ada kemungkinan perundingan dan peleburan antara Jokowi dengan FPI melalu Ma’ruf ? Buktinya Ma’ruf bilang: “Insyallah akan bertemu dengan Rizieq di Saudi”.

Nah, kalau sampai benar mereka bertemu dan sepakat melebur, gimana nih menurut kalian? Weleh-weleh.

Apa yakin mereka semua berjuang untuk kemajuan masyarakat? Atau mereka hanya sekedar alat? Nah kalau benar ini hanya sekedar alat, gimana dong nasib masyarakat ke depan?

Hmmm, apa benar Indonesia akan selalu seperti ini? Teriak sana teriak sini cari eksistensi hanya sekedar untuk jabatan dan harta? Hufft, sudahlah gengs, jangan terlalu berpikiran negatif melulu.

Kalau katanya Cak Imin sih, peleburan ini belum menjadi hal yang pasti. Pasalnya Rizieq pernah menyatakan mendukung Prabowo Subianto sebagai capres dan sempat mengusulkan akan dibentuknya Koalisi Keumatan antara Gerindra-PAN-PKS. Kini Prabowo telah berkoalisi dengan PKS, PAN, ditambah Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

Jadi, apa kalian yakin Ma’ruf akan berhasil membujuk dan menarik Rizieq untuk melebur ke kubu Jokowi? Jika iya, seberapa besar hal ini akan efektif? Apa kalian yakin isu Pilpres 2019 akan serupa dengan Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu? Atau hal itu menjadi tangan kosong karena isu yang lebih menarik di Pilpres nanti adalah persoalan ekonomi?

Hmmm, jadi intinya gengs, siapa nih pilihan kalian jika kubu FPI melebur ke kubu Jokowi? Apa kalian akan tetapi memilih Jokowi? Atau mungkin kalian sebaliknya Bosan sajalah alias Prabowo-Sandi? Yang penting jangan Bocan alias bobo cantik aja pas hari pemungutan suara. Ahahaha. Suara kita penting untuk perubahan gengs. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Yusril Buat PBB Terpecah Belah?

"Tidak ada kebaikan yang bisa kita dapatkan dari sebuah perpecahan, maka kunci menghindari perpecahan adalah mensyukuri perbedaan." ~Abdullah Gymnastiar PinterPolitik.com Kemunculan sosok Ketua Umum Yusril Ihza...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Jaringan Intelektual Eropa Kartini

Dua dekade sebelum kelahiran Kartini, Pangeran Diponegoro memecah Perang Jawa dari tahun 1825-1830. Keadaan ini, membuat Belanda mulai merangsek memasuki Pulau Jawa, terutama di...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...